alexametrics

Alhamdulillah Keluarga Sudah Bertemu Zulfirmansyah di Christchurch

24 Maret 2019, 00:09:41 WIB

JawaPos.com – “Alhamdulillah sudah tiba di Christchurch.” Begitu ucapan pertama dilontarkan Yulierma sesaat dirinya bersama keluarga menginjakkan kaki di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Yulierma bersama beberapa anggota keluarganya tiba di Bandara Internasional Christchurch, Selandia Baru pada Sabtu (23/3), pukul 14.00 waktu setempat. Kedatangan keluarga itu didampingi tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk melihat langsung kondisi saudara mereka, Zulfirmansyah.

Zulfirmansyah merupakan warga negara Indonesia (WNI) asal Kota Padang, Sumatera Barat, yang turut menjadi salah satu dari 50 korban teroris brutal di dua masjid, Kota Christchurch, Selandia Baru. Teroris itu melakukan penembakan brutal di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre pada Jumat (15/3) lalu. Pada saat kejadian itu Zulfirmansyah juga ikut menjalankan salat Jumat di Masjid Al Noor.

Alhamdulillah Keluarga Sudah Bertemu Zulfirmansyah di Christchurch
Keluarga Zulfirmansyah didampingi tim ACT saat berada di depan Christchurch Hospital, Selandia Baru. (ACT for JawaPos.com)

Adapun tim ACT yang mendampingi Yulierma dan keluarga dipimpin langsung oleh Vice President ACT N. Imam Akbar.

“Kami tidak sabar lagin ingin lekas ketemu. Ingin melihat dan memastikan kondisi mereka (Zulfirmansyah dan keluarga) secara langsung. Semoga jalannya dimudahkan untuk masuk,” kata Yulierma.

Dalam perjalanan itu, selain Yulierma terdapat dua kakak kandung Zulfirmansyah dan satu kakak ipar. Mereka adalah Hendra Yaspita, Nurhamidah, dan Alhamdani. Setelah tiba di Bandara Internasional Christchurch, mereka langsung bergegas ke Rumah Sakit Umum Christchurch, tempat lokasi Zulfirmansyah mendapat perawatan.

Perjalanan dari Bandara Internasional Christchurch ke Rumah Sakit Umum Christchurch membutuhkan waktu 45 menit. Di RS, keluarga Zulfirmansyah mendapat izin untuk masuk ke dalam ruang perawatan.

Shulhan Syamsur Rijal, anggota tim ACT yang ikut dalam perjalanan itu menceritakan, pada pertemuan itu kepolisian tidak mengizinkan pengambilan gambar dengan kamera. Alasannya untuk privasi keluarga.

“Ketika keluarga sudah masuk, sempat ada suara tangis. Saya mendengar dari luar ruangan. Hanya keluarga yang diperbolehkan masuk,” ungkap Shulhan Syamsur Rijal.

Keberangkatan Yulierma bersama keluarga menuju Selandia Baru menempuh proses yang cukup panjang. Pada Kamis (21/3) mereka melakukan penerbangan dari Kota Padang menuju Jakarta. Di Jakarta keluarga itu dilayani oleh pihak ACT. Mereka baru bisa melanjutkan penerbangan pada Jumat (22/3) malam dan tiba di Selandia Baru pada Sabtu (22/3) siang.

“Kami (Tim ACT) bersyukur. Keluarga akhirnya bisa bertemu dengan Zulfirmansyah. Insyaallah, keluarga telah merencanakan akan singgah satu minggu di sini (Christchurch), mengingat masing-masing dari mereka pun memiliki pekerjaan di Indonesia,” terang Vice President ACT N. Imam Akbar.

Editor : Ilham Safutra

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Alhamdulillah Keluarga Sudah Bertemu Zulfirmansyah di Christchurch