alexametrics

Produsen Biji-bijian dan Peternak Sapi Paling Terpukul Kekeringan

24 Februari 2019, 15:28:33 WIB

JawaPos.com – Saat 2019 dimulai, masyarakat di negara bagian Queensland di Australia menghadapi tahun ketujuh kekeringan. Petani menderita. Kota-kota sedang berjuang untuk bertahan hidup. Pejabat setempat mengatakan, bantuan pemerintah lebih banyak dibutuhkan, termasuk pengeluaran tambahan untuk jalan dan kereta api.

Beberapa daerah memasuki kekeringan pada tahun ketujuh mereka. Bagi banyak petani di garis depan yang menghadapi kekeringan yang disebut ‘big dry’, kurangnya hujan menyebabkan kesulitan keuangan. Keuntungan pertanian di Queensland diperkirakan bakal anjlok pada 2019. Produsen biji-bijian dan peternakan sapi perah diprediksi menjadi yang paling terpukul.

Pada bulan Agustus, Perdana Menteri Australia Scott Morrison melakukan tur ke beberapa daerah yang paling parah dilanda kekeringan di Queensland. Ia menjanjikan dana USD 3,5 miliar untuk membantu masyarakat terutama petani untuk menghadapi kekeringan.

produsen biji-bijian, peternakan sapi, kekeringan, kekeringan di australia,
Produsen biji-bijian dan peternakan sapi perah diprediksi menjadi yang paling terpukul (ABC News)

Namun beberapa komunitas menginginkan lebih banyak uang untuk dicurahkan untuk meningkatkan hubungan jalan dan kereta api di bagian-bagian terpencil negara itu.

Di kota pertanian pedalaman Boulia, 1.700 kilometer barat laut Brisbane, Walikota Rick Britton memperingatkan, kekeringan bisa menghancurkan banyak petani. “Jika kita memasuki musim kemarau yang lain, Anda tahu, banyak dari properti itu akan ditutup, dan saya tidak tahu apa hasil jangka panjang setelahnya,” kata Britton.

“Itu tidak bagus. Terutama tempat-tempat yang dioperasikan keluarga petani akan benar-benar hancur. Tidak akan ada yang tersisa,” papar Britton.

Pemerintah Queensland telah mengumumkan bahwa 2019 akan menjadi Tahun Pariwisata Pedalaman dalam upaya membantu masyarakat yang dilanda kekeringan.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Copy Editor :

Produsen Biji-bijian dan Peternak Sapi Paling Terpukul Kekeringan