alexametrics

Bayi di Inggris Terkena Virus Korona, Ketika Membaik Bersua Mo Salah

24 Januari 2020, 12:22:31 WIB

JawaPos.com – Wabah coronavirus atau virus korona sudah menyebar secara global. Kali ini kasus terbaru ditemukan di Inggris. Bukan hanya orang dewasa, virus ini sudah menyerang bayi. Seorang ibu sedang khawatir mendampingi bayinya yang positif terjangkit coronavirus atau virus korona. Dia berusaha tenang dan meminta para orang tua lain untuk tidak panik.

James, bocah enam bulan buah hati Amy Brooks, sudah lima hari dirawat intensif di rumah sakit setelah terjangkit virus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok. Selain James, bahkan sebanyak 14 orang sedang diuji di Inggris.

Sang ibunda, Amy yang berusia 27 tahun mengakui bahwa awalnya dia sempat takut. Belakangan dia lega karena James terserang virus kategori ringan seperti dikatakannya kepada Liverpool Echo yang dikutip Mirror, Jumat (24/1).

“Anak saya benar-benar sesak. Itu yang membuat saya takut, dia sulit bernapas. Anak saya enggak mau makan selama 24 jam, maka kami membawanya ke Whiston Hospital A&E,” jelasnya.

Amy merupakan warga Widnes di Cheshire. Sang bayi dirujuk ke Rumah Sakit Anak Alder Hey di Liverpool. Anaknya kini harus dibantu selang makanan. Setelah lima hari, dokter mengungkapkan bayi tersebut positif coronavirus dan bronchiolitis.

“Ketika saya tahu anak saya kena coronavirus, saya terkejut. Tetapi apa yang mereka katakan adalah jenis yang berbeda dan yang ini bukan salah satu yang berasal dari hewan,” tuturnya.

Coronavirus adalah keluarga virus dan beberapa dari mereka hampir identik mirip gejala flu biasa. Amy ingin meyakinkan orang tua lain bahwa walaupun butuh sekitar 8 minggu untuk menghilangkan virus, James sekarang berangsur normal.

Dia bahkan mendapat kesempatan untuk bertemu bintang-bintang Liverpool FC di Alder Hey termasuk Mohamed Salah dan Allisson Becker. Saat ini, lima orang yang melakukan perjalanan ke Inggris dari pusat penyebaran coronavirus juga sedang diuji di Skotlandia setelah menunjukkan tanda-tanda infeksi.

Kepala Pusat Obat dan Infeksi di Universitas Edinburgh, Prof Juergen Haas, mengatakan ada tiga kasus yang dicurigai dan yang lainnya diyakini di Glasgow. Sore ini terungkap bahwa seorang pria lain sedang dirawat di bangsal isolasi Rumah Sakit Royal Victoria di Belfast.

Wakil Direktur Layanan Infeksi Nasional Kesehatan Masyarakat Inggris, dr Nick Phin, mengatakan ini adalah situasi baru dan berkembang pesat. Informasi tentang kasus dan virus dikumpulkan dan dinilai setiap hari. Berdasarkan bukti yang tersedia, risiko saat ini ke Inggris dianggap rendah.

“Kami bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan mitra internasional lainnya, telah memberikan saran untuk terus meninjau ulang situasinya. Jika Anda bepergian ke Wuhan, Anda harus menjaga kebersihan tangan, pernapasan, dan harus menghindari mengunjungi pasar hewan dan burung atau orang yang sakit dengan gejala pernapasan,” tandasnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads