JawaPos Radar | Iklan Jitu

Suka Mengkritik Partai Komunis Tiongkok, Penulis Australia Hilang

24 Januari 2019, 15:23:48 WIB
penulis australia hilang, tiongkok, partai komunis,
Pemerintah Australia sedang menyelidiki laporan seorang warga Australia, penulis keturunan Tionghoa-Australia bernama Yang Hengjun hilang di Tiongkok (Twitter)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Australia sedang menyelidiki laporan seorang warga Australia, penulis keturunan Tionghoa-Australia bernama Yang Hengjun hilang di Tiongkok. Belum terdengar kabar darinya sejak dia terbang dari New York ke Guangzhou pada hari Sabtu (19/1).

Dilansir dari BBC, Hengjun juga seorang blogger. Akademisi Sydney Feng Chongyi mengatakan, dia takut Hengjun telah ditahan oleh otoritas Tiongkok.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan, dia tidak mengetahui kasus ini. Hengjun diyakini bepergian dengan istrinya, warga negara Tiongkok, Yuan Rui Juan, dan anak tirinya.

Sebuah unggahan di media sosial menunjukkan, kalau dia ada di Beijing. Diyakini Hengjun diinterogasi oleh para pejabat Tiongkok saat pertama kali bepergian ke Shanghai untuk mengantarkan putranya ke tempat saudaranya.

Hengjun warga negara Australia yang kini tinggal di AS, memiliki pengikut yang cukup banyak di internet. Ia juga dikenal suka mengkritik Partai Komunis China.

Profesor Feng, seorang akademisi di University of Technology Sydney mengatakan, dia telah memperingatkan Hengjun baru-baru ini agar tidak bepergian ke Tiongkok. Namun Hengjun yakin kalau dirinya akan aman di Tiongkok.

"Teman-temannya, keluarga, saya sendiri, kami telah berusaha untuk menghubunginya selama empat hari terakhir. Namun kami semua gagal menghubunginya," kata Profesor Feng kepada BBC.

Teman lainnya, jurnalis Australia John Garnaut mengatakan kepada Sydney Morning Herald, "Semoga saja dia muncul kembali hari ini dan kita semua bisa sepakat bahwa ada kesalahpahaman."

Menanggapi pertanyaan tentang Hengjun, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengatakan, mereka mencari informasi tentang warga negara Australia yang dilaporkan hilang di Tiongkok.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia
Reporter      : Verryana Novita Ningrum

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up