
Duta Besar RI untuk Turki Lalu M. Iqbal yang memakai jaket hitam berbincang dengan WNI yang telah di evakuasi di wilayah yang terdampak gempa di Gaziantep, Turki, Rabu (8/2/2023). (ANTARA/HO-KBRI Ankara)
JawaPos.com - KBRI Ankara kembali mengirimkan tim evakuasi yang akan melakukan perjalanan dari Ankara ke lokasi gempa di Dyarbakir, Sanliurfa, Hatay, dan Gaziantep selama tiga hari untuk menyisir WNI yang meminta evakuasi pada Jumat (10/2).
“Kami sudah menerima permintaan baru untuk evakuasi dari 12 WNI dari wilayah yang langsung terdampak gempa,” kata Ketua Tim Evakuasi Tahap Kedua yang juga Atase Perdagangan KBRI Ankara, Eric Gokasi Nababan di Ankara, Jumat (10/2).
Nababan menambahkan bahwa ada kemungkinan selama dalam perjalanan akan ada permintaan evakuasi baru yang masuk karena masih terus terjadi gempa susulan. Namun ia berharap evakuasi ini menjadi yang terakhir dilaksanakan.
“Kita harapkan ini evakuasi final. No one should left behind,” ujar dia.
Dalam perjalanan ini, tim akan mengantarkan 179 paket bantuan logistik bagi WNI yang tersebar di wilayah gempa yang memilih tinggal, tetapi membutuhkan bantuan logistik.
Paket yang disiapkan KBRI akan dikirimkan langsung sesuai dengan kebutuhan masing-masing WNI karena jalur pengiriman logistik telah terhenti sama sekali.
“Ada kebutuhan spesifik masing-masing yang harus dipenuhi,” kata Koordinator Logistik Wulan Febrianti.
Wulan merinci kebutuhan tersebut seperti jaket dan sweater untuk bayi, diaper dan pembalut wanita, selain itu juga ada selimut, air minum dan bahan makanan yang semuanya diupayakan didapatkan untuk bantuan bagi WNI.
Terdapat sekitar 500 WNI yang berada di 10 lokasi utama gempa, 123 orang sudah dievakuasi, dua orang belum dapat dihubungi dan belum diketahui keberadaannya hingga tim kedua bergerak.
Sementara sisanya sudah mendapat tempat aman di rumah keluarga atau teman sehingga tidak meminta evakuasi.
Sejak hari pertama gempa, KBRI Ankara telah menyediakan hotline dan link khusus bagi WNI yang membutuhkan bantuan logistik.
Meski cuaca buruk akibat badai salju, namun Dubes Lalu Muhamad Iqbal meyakinkan bahwa tim dapat melakukan perjalanan dengan lancar berbekal pengalaman dari tim evakuasi tahap pertama.
“Saya sadar penugasan ini berbahaya karena badai salju serta gempa susulan masih terus berlangsung, tapi WNI kita membutuhkan bantuan dan negara harus hadir,” kata Lalu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
