alexametrics

Kim Jong Un Masih Kesal dengan Gagalnya KTT dengan Trump

23 April 2019, 17:09:45 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) berencana memperingati satu tahun pertemuan antara Presiden Moon Jae In dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. Namun dikabarkan Korut tak akan datang dalam pertemuan itu.

Korut masih ngambek setelah pertemuan mereka dengan Presiden AS Donald Trump tak berjalan lancar.
Korsel memang menganggap 27 April 2018 sebagai momentum penting. Dua kepala negara tetangga yang bermusuhan akhirnya bersua.

Sebelumnya, pertemuan antarkepala negara itu terjadi pada 2007. Ppertemuan pada 2018 menjadi cikal bakal KTT Singapura antara Kim dan Donald Trump.

Namun setahun kemudian negosiasi denuklirisasi masih berantakan. Tinggal Seoul yang ingin mengadakan seremoni di Panmunjom. ”Kami sudah memberitahukan (kepada Korut, Red) tentang upacara peringatan,” ujar juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel kepada Agence France-Presse.

Moon memang sangat agresif dalam hal penyatuan Semenanjung Korea. Anak imigran Korut itu sudah tiga kali bertemu dengan Kim untuk bertukar pikiran soal rencana perdamaian. Sayang, hubungan Korut dan AS malah makin dingin.

Padahal untuk mencapai kata damai, Korut butuh persetujuan AS. Mereka butuh AS mencabut sanksi ekonomi agar bisa mengelola negara. Namun, istilah denuklirisasi antardua kubu tak cocok. Saat bertemu di Hanoi, Vietnam, Februari lalu, mereka gagal sepakat.

Korsel pun kena batunya. ”Seharusnya mereka tak menjadi mediator yang suka ikut campur,” ujar Kim dalam pidato pelantikan parlemen bulan ini.

Kim sepertinya ingin berubah haluan. Dia sudah mengumumkan rencana mengunjungi Rusia pekan ini untuk bertemu dengan Putin. Rusia merupakan kawan lama bagi Korut.

 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (bil/c10/dos)



Close Ads