JawaPos Radar

Khashoggi Disebut Dipotong Jari-jarinya Sebelum Dipenggal

22/10/2018, 10:37 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Khashoggi, AS, arab saudi, trump, MBS, raja salman,
Surat kabar Turki pro-pemerintah Yeni Safak, mengutip audio, mengatakan para penyiksanya memotong jari-jarinya selama interogasi dan kemudian memenggal kepalanya (PA)
Share this

JawaPos.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, ia berencana memberikan pernyataan yang diperlukan mengenai pembunuhan wartawan Arab Saudi pada pertemuan Selasa (23/10). Ia akan mengungkapkan beberapa hasil penyelidikannya perihal pembunuhan Khashoggi, seorang kolumnis Washington Post, yang menghilang setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

"Saya akan membuat pernyataan saya tentang masalah ini pada hari Selasa di pertemuan kelompok partai," kata Erdogan dalam sebuah pidato di Istanbul, seperti dilansir dari Al Jazeera pada Senin (22/10).

Dalam pidato tersebut, Erdogan menekankan akan mencari keadilan dengan mengungkapkan semua kebenaran yang nyata. Selama ini Erdogan tetap diam atas kasus tersebut, meskipun surat kabar pro-Pemerintah Turki telah merilis informasi yang merinci sebuah tim beranggotakan 15 orang yang tiba di Istanbul untuk memusnahkan Khashoggi di konsulat.

Khashoggi, AS, arab saudi, trump, MBS, raja salman,
Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi mengatakan, 18 orang ditangkap sehubungan dengan insiden itu (The Daily Star)

"Mengapa 15 orang datang, mengapa 18 orang ditahan. Hal-hal ini harus diberitahukan secara rinci," kata Erdogan.

Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi mengatakan, 18 orang ditangkap sehubungan dengan insiden itu. Jurnalis Al Jazeera dari Istanbul, Jaman Elshayyal mengatakan, ini adalah pertama kalinya pejabat senior seperti presiden menetapkan tenggat waktu untuk melaporkan perkembangan sebuah kasus.

Beberapa jam setelah pengakuan Saudi pada hari Sabtu, Juru Bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) yang berkuasa, Omer Celik mengatakan, Turki tidak menuduh siapa pun sebelumnya.

Para pejabat Turki mengatakan, pihak berwenang memiliki rekaman audio yang mendokumentasikan pembunuhan Khashoggi di dalam konsulat. Surat kabar Turki pro-pemerintah Yeni Safak mengatakan, para penyiksanya memotong jari-jarinya selama interogasi dan kemudian memenggal kepalanya.

(ina/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up