JawaPos Radar

Pengambilan Suara Larangan Burka Akan Dilakukan di Swiss

22/09/2018, 04:20 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Larangan burka, swiss,
Swiss akan mengadakan pemilihan suara untuk mengambil keputusan mengenai pelarangan penggunaan Burqa pada Minggu, (23/9) (Reuters)
Share this image

JawaPos.com – Swiss akan mengadakan pemilihan suara untuk mengambil keputusan mengenai pelarangan penggunaan Burqa pada Minggu (23/9). Hingga saat ini, rencana pelarangan Burqa di Swiss masih menjadi kontroversi. Peraturan tersebut disahkan parlemen daerah St. Gallen dengan dukungan beberapa partaihak dan pusat populis. Permasalahan ini diajukan kepada rakyat-rakyat partai hijau dan sosialis-sosialis muda.

Satu daerah di Swiss, St. Gallen diharapkan dapat mengikuti jejak daerah lainnya yang bernama Ticino, Swiss. Di Ticino, pelarangan burqa atau atribut-atribut yang menutup wajah lainnya sudah resmi dilarang semenjak tahun 2016.

"Setiap orang yang menutup wajah mereka sehingga tidak dapat dikenali di tempat-tempat publik, dan untuk semua yang membahayakan keamanan publik dan perdamaian social dan agama akan didenda,” tulis sebuah bait yang diadopsi oleh anggota parlemen St. Gallen pada akhir tahun lalu.

Teks itu, yang pertama disusun menyusul kegemparan di karena seorang gadis yang mengenakan cadar penuh ke sekolah. Menurut Fredy Fassler, seorang sosialis yang bertanggung jawab atas keamanan dan keadilan di St. Gallen, penggunaan cadar yang menutupi seluruh wajah bukan masalah.

Dilansir dari Channel News Asia,  Fassler menganggap jika seseorang menggunakan burka atau hijab tidak dapat dikategorikan sebagai hal yang berbahaya. Ia juga menyampaikan bahwa ia khawatir apabila sanksi ini dapat dipergunakan dengan sewenang-wenang. 

(am1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up