alexametrics

The Checkmate, Pesawat Tempur Siluman Calon Pesaing Berat F-35

22 Juli 2021, 12:02:29 WIB

JawaPos.com – The Checkmate. Nama itu disematkan untuk pesawat Sukhoi generasi terbaru buatan Rusia. Pesawat tempur siluman tersebut dibuat untuk menyaingi jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) Lockheed Martin F-35. Tapi dengan harga yang lebih ramah di kantong.

Harga terendah untuk F-35 sekitar USD 80 juta atau sekitar Rp 1,16 triliun. Sedangkan The Checkmate atau Sukhoi SU-75 ini hanya dibanderol dengan harga USD 25–30 juta (Rp 363,5–436,27 miliar). Dengan kata lain, pesawat buatan Negeri Beruang Merah itu jauh lebih murah.

Direktur Jenderal United Aircraft Corporation Yury Slyusar menyatakan berharap bisa mendapatkan sekitar 300 pesanan dalam 15 tahun ke depan. Yang menjadi incaran adalah negara-negara di Timur Tengah, Asia, dan Amerika Latin.

”Tugas kami adalah agar pesawat ini bisa ditawarkan secara massal kepada pelanggan mulai tahun 2026,” ujarnya seperti dikutip Agence France-Presse.

Meski jauh lebih murah, Si Skakmat memiliki kelebihan. Ia diklaim bisa menyerang enam target secara bersamaan. Pesawat itu juga bisa membawa drone dan meluncurkannya selama penerbangan. Jet tempur tersebut didesain agar mampu menghancurkan pesawat asing generasi kelima. Termasuk dirancang untuk menahan sistem jet tempur generasi keenam yang mungkin muncul dalam beberapa dekade mendatang. Saat ini The Checkmate versi otopilot tengah dikembangkan.

Pesawat itu tengah dipamerkan di pertunjukan udara dua tahunan MAKS-2021 International Aviation and Space Salon di Zhukovsky sejak Selasa (20/7). Namun, beberapa jam sebelumnya, ia terlebih dahulu ditunjukkan ke Presiden Rusia Vladimir Putin dan berlanjut ke awak media.

”Sektor penerbangan Rusia memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan industri pesawat kami terus menciptakan jenis baru yang kompetitif,” bangga Putin.

Pesawat yang dikembangkan perusahaan pertahanan dan teknologi Rostec serta United Aircraft Corporation milik pemerintah tersebut akan terbang perdana pada 2023. Ia diklaim unik dan belum pernah dikembangkan di Rusia.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c9/bay)

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads