alexametrics

Perempuan Selandia Baru Kenakan Hijab Dukung Muslim

22 Maret 2019, 11:05:29 WIB

JawaPos.com – Seluruh masyarakat Selandia Baru mengenang satu minggu aksi teror penembakan di dua masjid di Christchurch pada Jumat (22/3). Negara itu mengadakan Salat Jumat berjamaah yang disiarkan secara nasional.

Para perempuan mengenakan hijab untuk menunjukkan dukungan mereka bagi umat Islam. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memimpin ribuan pelayat yang berkumpul di Hagley Park di depan Masjid Al Noor, tempat sebagian besar korban meninggal.

Salat Jumat dilaksanakan pukul 12.30 waktu setempat disiarkan secara nasional, diikuti oleh dua menit keheningan. Ardern datang  bersama para tokoh masyarakat dan pejabat asing lainnya.

penembakan masal, penembakan di masjid, masjid selandia baru, selandia baru,
Selain itu, foto-foto Ardern yang berduka mengenakan kerudung hitam ketika ia mengunjungi keluarga para korban sehari setelah serangan itu juga terlihat di seluruh dunia (AFP)

Gerakan #headscarfforharmony, diluncurkan oleh seorang dokter Auckland, mendorong orang untuk mengenakan hijab untuk menunjukkan dukungan mereka bagi komunitas Muslim. Robyn Molony, 65, bersama sekelompok teman mengenakan hijab di Hagley Park, tempat mereka berjalan setiap hari.

“Kami mengenakan hijab yang menunjukkan dukungan, cinta, dan solidaritas kami, dan berharap bahwa setiap orang yang melakukan ini akan menunjukkan kepada wanita Muslim, bahwa mereka menyatu dengan kami,” katanya dilansir dari Reuters pada Jumat (22/3).

Selain itu, foto-foto Ardern yang berduka mengenakan kerudung hitam ketika ia mengunjungi keluarga para korban sehari setelah serangan itu juga terlihat di seluruh dunia.

Perlu diketahui, sebagian besar korban penembakan terburuk yang menewaskan 50 orang di Selandia Baru adalah migran atau pengungsi dari negara-negara seperti Pakistan, India, Malaysia, Indonesia, Turki, Somalia, Afghanistan, dan Bangladesh. Muslim berjumlah lebih dari satu persen dari populasi Selandia Baru.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Copy Editor :

Perempuan Selandia Baru Kenakan Hijab Dukung Muslim