alexametrics

Wabah Virus Korona Meluas, Dua Kota di Korsel Jadi Zona Khusus

22 Februari 2020, 10:45:32 WIB

JawaPos.com – Penularan virus Korona jenis baru di Korea Selatan kian meluas. Hingga Sabtu (22/2) pagi, ada 346 kasus virus Korona. Jumat (21/2), dikonfirmasi ada 100 kasus baru dan 85 di antaranya terkait dengan sekte Gereja Yesus Shincheonji di Daegu. Itu adalah angka penularan terbesar di luar Tiongkok setelah wabah di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, Jepang. Penduduk takut Daegu akan menjadi Wuhan kedua. Saat ini sudah ada dua penderita COVID-19 yang tewas di Korsel.

Pemerintah Korsel tak tinggal diam. Kota Daegu dan Cheongdo dinyatakan sebagai zona perawatan khusus. Jalanan di Daegu kini sepi. Penduduk disarankan untuk tidak meninggalkan rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

Sekitar sembilan ribu anggota sekte diminta untuk mengarantina diri sendiri. Secara keseluruhan, sudah ada 120 anggota sekte tersebut yang tertular. Semua pangkalan militer AS kini juga diisolasi setelah tiga tentara terbukti positif tertular virus.

Di Tiongkok, satu lagi dokter yang menangani pasien Covid-19 tewas. Peng Yinhua bekerja di unit perawatan kritis dan pernapasan di First People’s Hospital, Distrik Jiangxia, Wuhan.

Dokter yang masih berusia 29 tahun itu sempat menjadi pemberitaan media lokal karena dia memilih menunda pernikahannya demi ikut merawat pasien yang tertular virus Korona terbaru itu. Dia meninggal Kamis (20/2) pukul 21.50.

Kasus COVID-19 di Tiongkok kembali merangkak naik setelah ditemukan adanya penularan di beberapa penjara. Pada Jumat (21/2) ada 1.109 kasus baru dan 118 kematian. Jika ditotal, kini ada 76.288 orang yang tertular dan berjuang melawan COVID-19 di Tiongkok. Korban tewas tembus 2.345 orang.

Pemerintah memecat beberapa pejabat di departemen kehakiman setelah persebaran virus di penjara diketahui. Total ada lebih dari 500 tahanan dan petugas yang tertular. Mereka tersebar di penjara yang ada di Provinsi Hubei, Zhejiang, dan Shandong.

Iran menambah daftar panjang kematian akibat COVID-19 di luar Tiongkok. Kemarin ada dua lagi pasien yang meninggal. Total sudah empat orang yang meninggal di Negeri Para Mullah itu dan 18 lainnya masih dikarantina.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c7/dos)



Close Ads