alexametrics

Curi dan Perdagangkan Masker, WNI di Hongkong Dijatuhi Hukuman Penjara

22 Februari 2020, 05:05:24 WIB

JawaPos.com – Wabah virus Korona yang menyebar ke sejumlah negara coba dimanfaatkan oleh seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Hongkong untuk mendapat keuntungan. Hanya saja, cara yang dia lakukan salah. WNI bernama Masriki memang memperdagangkan masker untuk mendapat keuntungan. Namun, dia memperoleh masker tersebut dengan cara mencuri.

Masriki didakwa dan terbukti bersalah telah mencuri 5.500 masker di daerah Causeway Bay, Hongkong. Pada 17 Februari, hakim telah menjatuhkan hukuman penjara selama empat minggu bagi Masriki. Selain itu, dia juga diperintahkan mengembalikan uang sebesar 12.000 dolar Hongkong yang diakuinya sebagai hasil penjualan masker curian tersebut.

Terkait kejadian itu, KJRI Hongkong telah melakukan pantauan langsung dan pendampingan. Selain itu, KJRI Hongkong juga memastikan bahwa Masriki mendapat penerjemah dan penasihat hukum selama proses persidangan.

“Berdasarkan pantauan KJRI, yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan mendapatkan proses hukum yang adil serta pembelaan dari pengacara yang memadai,” sebut Konjen RI di Hong Kong, Ricky Suhendar melalui pesan singkat, Jumat (21/2).

Perbuatan pria berusia 35 tahun itu dinilai sangat tidak terpuji di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi warga Hongkong. Seperti diketahui, warga Hongkong sangat membutuhkan pasokan masker untuk mengantisipasi penularan virus Korona jenis baru atau COVID-19.

Dikarenakan saat ini kondisi lembaga pemasyarakatan tengah ditutup (lockdown) dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19, pihak KJRI belum dapat menengok Masriki di dalam penjara. KJRI Hongkong sendiri terus meningkatkan upaya sosialisasi kepada para pekerja migran Indonesia untuk menghormati aturan hukum yang berlaku di Hongkong agar terhindar dari permasalahan hukum.

Selain itu, KJRI juga terus meningkatkan kerja sama dan sinergi dengan berbagai instansi di pusat, pemerintah daerah, dan BUMN untuk menyuplai masker bagi para pekerja migran yang membutuhkan. Sampai saat ini KJRI telah menyalurkan lebih dari 150.000 masker gratis bagi para pekerja migran Indonesia di Hongkong.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara



Close Ads