alexametrics

Media Korsel Sebut AS Bakal Tarik Pasukannya dari Semenanjung Korea

21 November 2019, 22:05:07 WIB

JawaPos.com – Amerika Serikat dilaporkan mempertimbangkan untuk menarik tentaranya dalam jumlah besar dari Korea Selatan. Hal itu bakal dilakukan andai Korsel enggan menambah jumlah biaya penempatan bagi pasukan AS. Hal tersebut seperti dikabarkan media Korsel, Chosun Ilbo, pada Kamis (21/11).

Seperti diketahui, AS mengakhiri pembicaraan soal biaya pertahanan dengan Korsel pekan ini. AS menghendaki peningkatan kontribusi tahunan dari Korsel sebesar USD 5 miliar (sekitar Rp 70,5 triliun). Tambahan jumlah tersebut adalah lima kali lebih banyak dari yang dibayarkan saat ini.

Tak ada pihak yang memastikan berapa jumlah yang diinginkan AS soal peningkatan biaya kontribusi tahunan penempatan tentaranya. Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan kehadiran militer AS di Korea Selatan diibaratkan perlindungan senilai USD 5 miliar.

“Yang saya tahu, AS sedang bersiap untuk menarik satu brigade jika perundingan dengan Korsel tidak berjalan sebagaimana yang diinginkan oleh Presiden Trump,” beber salah satu sumber diplomatik di Washington yang mengetahui soal perundingan tersebut seperti dikutip Chosun Ilbo.

Seperti diketahui, satu brigade brigade militer AS biasanya terdiri dari 3.000 hingga 4.000 tentara. Ada sekitar 28.500 tentara AS saat ini yang ditempatkan di Korsel.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan tidak tahu soal rencana penarikan sekitar 4.000 tentara AS dari Korsel jika pembicaraan penambahan biaya gagal. “Kami tidak mengancam sekutu (Korsel) soal ini. Ini adalah negosiasi,” sebut Esper.

Di satu sisi, Korsel merespons soal laporan dari Chosun tersebut. Kementerian pertahanan Korsel menjelaskan bahwa laporan Chosun itu bukan sikap resmi pemerintah AS. Menurutnya kehadiran pasukan AS di Korsel tidak boleh di bawah 22.000 personel kecuali Menteri Pertahanan membenarkan pengurangan ke Kongres.

Para pemimpin partai politik Korsel yang mengunjungi Washington pada Rabu (20/11) mendesak perundingan penambahan biaya penempatan tentara AS menghasilkan penyelesaian yang adil dan masuk akal. “Saya menekankan bahwa wacana penarikan pasukan AS dari Korsel tidak boleh diajukan, karena aliansi Korsel-AS juga membantu kepentingan nasional AS,” beber Na Kyung-won dari Partai Liberty Korea.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara



Close Ads