JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pertunangan Putus, Lopez Tembak Mati 3 Orang di Rumah Sakit

21 November 2018, 12:16:09 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
penembakan, as, pertunangan,
Pada saat Jimenez dan rekannya tiba di tempat kejadian, Lopez telah menembak O’Neal berulang kali. Penembakan ini terjadi disebabkan oleh pertunangan yang putus (Pixabay)
Share this

JawaPos.com - Seorang polisi Chicago dan dua orang lainnya tewas dalam serangan penembakan di sebuah Rumah Sakit South Side, Chicago, AS. Dilansir dari Chicago Tribune, Rabu (21/11), polisi sempat bergegas menyusuri lorong-lorong, tangga, dan bahkan kamar bayi mencari korban dan pelaku penembakan. Namun akhirnya sang polisi juga ditemukan dalam keadaan tewas.

Polisi bernama Samuel Jimenez ditembak mati saat ia datang ke Mercy Hospital & Medical Center. Jimenez adalah perwira polisi Chicago kedua yang tewas dalam tugas tahun ini.

"Jimenez menyelamatkan banyak nyawa," kata Inspektur Polisi Chicago Eddie Johnson. "Ia adalah pahlawan karena kita tidak tahu berapa banyak kerusakan yang dibuat penembak saat beraksi," ujarnya.

penembakan, as, pertunangan,
Dokter Tamara O'Neal (Chicago Tribune)

Jimenez telah dipanggil ke rumah sakit Mercy Hospital & Medical Center, setelah pelaku penembakan, Juan Lopez, 32, menembak seorang dokter di ruang gawat darurat, Tamara O'Neal. Pada saat Jimenez dan rekannya tiba di tempat kejadian, Lopez telah menembak O’Neal berulang kali. Penembakan ini terjadi disebabkan oleh kegagalan pertunangannya.

"Jimenez dan rekannya mendengar suara tembakan. Dengan heroik, mereka lari ke arah tembakan," kata Johnson. Lopez segera menembak Jimenez dan rekannya. Jimenez ditembak di lobi ketika Lopez terus menembak.

Direktur Departemen Darurat Patrick Connor mengatakan, O'Neal merupakan dokter yang berdedikasi bagi gereja dan pasiennya. Dokter 38 tahun itu lulus dari University of Illinois College of Medicine di Chicago pada 2016.

Dia mengumpulkan uang untuk anak-anak yang kurang beruntung dan memimpin paduan suara gereja. "Itu satu-satunya yang dia inginkan untuk bisa pergi ke gereja pada hari Minggu," kata Connor.

Lopez menembak mati Jimenez, O'Neal, dan seorang apoteker di rumah sakit, sebelum akhirnya bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. 

(ina/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up