alexametrics

Di Hadapan Kepala Negara Asia dan Eropa, JK Urai Masalah Terorisme

21 Oktober 2018, 14:55:24 WIB

JawaPos.com – Di hadapan kepala negara-negara Asia dan Eropa, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membedah akar persoalan terorisme dan radikalisme. Pada Asia-Europe Summit (Asem) Ke-12 di Brussel, Belgia, tersebut, JK menilai terorisme timbul karena ketidakadilan politik, ekonomi, sosial, serta ketidakpastian.

JK yang berpengalaman menyelesaikan konflik horizontal di Indonesia dan membantu pemulihan perdamaian di Afghanistan itu menuturkan, banyak negara yang mengalami aksi terorisme setelah Asem Ke-11 pada 2016. Termasuk Indonesia.

Terorisme dan radikalisme yang berasal dari ketidakadilan politik, ekonomi, dan sosial serta ketidakpastian itu harus diatasi bersama. Perlu ada komitmen kerja sama internasional. “Kekerasan bersenjata dan intervensi militer secara sepihak,” ujar JK dalam siaran pers yang diterima Jawa Pos.

Di Hadapan Kepala Negara Asia dan Eropa, JK Urai Masalah Terorisme
Indonesia memiliki pengalaman dalam penanganan kasus antiterorisme. (dok. JawaPos.com)

Dalam banyak kesempatan lain, JK memang beberapa kali menyindir kekuatan dari negara lain yang membuat suatu negara berkonflik. Kadang dia tak segan menyebut intervensi dari negara besar seperti Amerika Serikat dan Rusia terhadap negara di Timur Tengah. Misalnya, Afghanistan, Iraq, dan Syria.

Menurut JK, terorisme dan radikalisme pada akhirnya secara sistematis akan mengikis kedaulatan negara. “Itu semua menghasilkan tempat berkembang biak yang sempurna bagi radikalisme dan kekerasan,” paparnya.

Pada 2011 Indonesia juga menjadi tuan rumah pertemuan Asia-Eropa tentang kontraterorisme. Sudah ada praktik baik dari banyak negara untuk mengatasi terorisme itu. Kuncinya, menurut JK, ada komitmen untuk merealisasikan hasil konferensi tersebut. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (jun/c10/oni)



Close Ads
Di Hadapan Kepala Negara Asia dan Eropa, JK Urai Masalah Terorisme