JawaPos Radar | Iklan Jitu

AS memberi sanksi tiongkok, tiongkok,

Beli Jet Rusia, Tiongkok Diberi Sanksi AS

21 September 2018, 11:59:24 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
AS memberi sanksi tiongkok, tiongkok,
Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada militer Tiongkok atas pembelian jet militer dan rudal Rusia. AS mengatakan, pembelian ini bertentangan dengan sanksi AS pada Moskow atas tindakan Rusia di Ukraina dan dugaan inferensi dalam politik AS (Sputnik)
Share this

JawaPos.com - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada militer Tiongkok atas pembelian jet militer dan rudal Rusia. AS mengatakan, pembelian ini bertentangan dengan sanksi AS pada Moskow atas tindakan Rusia di Ukraina dan dugaan inferensi dalam politik AS. Baru-baru ini Tiongkok membeli 10 jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia dan rudal S-400. Beijing belum bergabung dalam sanksi yang dikenakan pada Moskow oleh AS dan sekutu barat lainnya sejak 2014.

Hubungan antara AS dan Rusia memburuk setelah Moskow mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014. Rusia diduga ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika 2016 dan keterlibatan militer dalam perang saudara yang sedang berlangsung di Syria juga meningkatkan ketegangan dua negara.

Departemen Pengembangan Peralatan Tiomgkok (EDD) dan kepalanya, Li Shangfu diberi sanksi karena menyelesaikan transaksi signifikan dengan eksportir senjata dari perusahaan Rosoboronexport, Rusia. EDD dan Li telah ditambahkan ke daftar orang yang di-blacklist yang berarti setiap aset yang mereka pegang di AS dibekukan dan warga Amerika umumnya dilarang melakukan bisnis dengan mereka. Selanjutnya, EDD ditolak lisensi ekspor dan dikeluarkan dari sistem keuangan Amerika. Washington juga memasukkan 33 orang dan entitas yang terkait dengan militer dan intelijen Rusia.

Beli Jet Rusia, Tiongkok Diberi Sanksi AS
Departemen Pengembangan Peralatan Tiomgkok (EDD) dan kepalanya, Li Shangfu diberi sanksi karena menyelesaikan transaksi signifikan dengan eksportir senjata dari perusahaan Rosoboronexport, Rusia (Reuters)

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada Kamis, (20/9), yang dimaksudkan untuk memungkinkan sanksi untuk dilaksanakan. "Target akhir dari sanksi ini adalah Rusia," kata seorang pejabat senior pemerintah kepada wartawan.

Namun, seorang politisi di Moskow mengatakan sanksi AS tidak akan berdampak pada penjualan jet tempur dan misilnya. "Saya yakin bahwa kontrak-kontrak ini akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal," Franz Klintsevich, seorang anggota parlemen Rusia, seperti dikutip oleh kantor berita Interfax Rusia. "Kepemilikan peralatan militer ini sangat penting bagi Tiongkok," tambahnya.

Asia adalah pasar luar negeri yang paling penting bagi produsen senjata Rusia, dilaporkan mencapai 70% dari ekspor mereka sejak tahun 2000. India, Tiongkok, dan Vietnam adalah sumber utama permintaan senjata Rusia di kawasan itu.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up