JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bayar Rp 12,5 Miliar, Najib Razak tak Jadi Ditahan

21 September 2018, 12:32:34 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
najib razak, korupsi 1mdb, malaysia,
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kembali lolos dari penahanan. Padahal, mantan perdana menteri Malaysia itu kini berstatus terdakwa dalam 32 perkara tindak pidana (AFP)
Share this

JawaPos.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kembali lolos dari penahanan. Padahal, mantan Perdana Menteri Malaysia itu kini berstatus terdakwa dalam 32 perkara tindak pidana. Sessions Court di Jalan Duta, Kuala Lumpur, pada Kamis (20/9), mengizinkan dia bebas dengan uang jaminan sebesar RM 3,5 juta atau setara dengan Rp 12,5 miliar.

Dispensasi itu sempat membuat Kepala Jaksa Penuntut Gopal Sri Ram geram. Menurut dia, Najib tidak seharusnya bebas dengan jaminan. Sebab, dakwaan-dakwaan itu sangat serius.

Kepada Reuters, Gopal mengatakan, jika bebas dengan jaminan pun, Najib harus membayar lebih banyak. Tidak hanya RM 3,5 juta, melainkan minimal RM 5 juta atau setara dengan Rp 17,9 miliar.

najib razak, korupsi 1mdb, malaysia,
Najib Razak terjerat kasus korupsi 1MDB (The Star Online)

Selain itu, seharusnya Najib tidak diperkenankan berbicara di hadapan publik. "Itu bisa memengaruhi opini masyarakat."

Namun, yang lebih penting lagi bagi Gopal bukanlah besar kecilnya nominal uang jaminan untuk Najib. Namun, citra baik Malaysia.

"Fakta bahwa seorang kepala negara menghadapi dakwaan-dakwaan semacam itu adalah aib bagi bangsa ini," ujar Gopal seperti dilansir JPNN (Jawa Pos Group), Jumat (21/9). 

Namun, pengacara Najib, Mohd Shafee Abdullah, tidak sependapat dengan Gopal. Menurut dia, mematok uang jaminan yang tinggi sama artinya dengan menghukum kliennya sebelum proses sidang berlangsung. Untuk empat dakwaan yang Najib terima pada 4 Juli lalu, dia dijadwalkan menjalani sidang pada 18 Februari mendatang.

(ce1/met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up