alexametrics

Donal Trump Ancam Perusahaan Lokal AS Seperti Apple Pajak Lebih Tinggi

21 Mei 2020, 03:41:40 WIB

JawaPos.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana untuk menerapkan pajak baru pada perusahaan Amerika yang memproduksi produk mereka di luar negeri, termasuk dalam hal ini Apple. Menurut Trump, perpajakan adalah insentif jika perusahaan tidak ingin membayar ekstra, mereka harus memindahkan produksi mereka di tempat asal mereka sendiri.

Dilansir dari Reuters via GSMArena, Rabu (20/5), menurut pejabat AS dari pemerintahan Trump, ini merupakan upaya lain untuk memindahkan produk manufaktur dari Tiongkok. Ketika ditanya apakah dia akan memberikan keringanan pajak untuk beberapa perusahaan, dia mengungkapkan bahwa inilah yang harus dilakukan perusahaan untuk pemerintah mereka.

Sejak Trump mulai menerapkan tarif untuk impor Tiongkok, perusahaan-perusahaan AS telah kehilangan USD 46 miliar atau berkisar Rp 681,7 triliunan, menurut Departemen Perdagangan. Perang dagang AS-Tiongkok saat ini diperkirakan menelan biaya impor Tiongkok yang sangat besar, yakni sekitar USD 370 miliar.

Selama reli pemilihan ulang, Trump juga menyebut rantai pasokan ‘bodoh’, dikutip oleh Reuters, dan wabah coronavirus telah mengekspos kelemahan mereka, karena produk-produk penting terputus. Trump mengatakan bahwa seharusnya tidak ada rantai pasokan dan semua produksi harus pindah ke Amerika Serikat.

Jika dipaksakan, situasi ini menimbulkan pertanyaan valid apakah tindakan ini akan meningkatkan harga iPhone yang saat ini diproduksi oleh Foxconn, di dua pabrik utama di Tiongkok. Sangat tidak mungkin bahwa bahkan keringanan pajak akan sepenuhnya mengimbangi kenaikan harga tenaga kerja.

Jadi jika pemerintah AS ingin maju dengan rencananya, pertanyaannya lebih seperti seberapa banyak kenaikan yang bisa bayangkan.

Sampai saat ini, Trump masih belum memerinci, apakah kebijakan tersebut akan menjadi tarif lintas baru atau justru bentuk pajak lain. Hal tersebut lantaran masih Trump masih membutuhkan persetujuan Kongres AS.

“Anda tahu, jika kami ingin memasang perbatasan kami sendiri, seperti yang dilakukan negara lain kepada kami, Apple akan membangun 100 persen produk mereka di Amerika Serikat. Begitulah cara kerjanya,” ucap Trump.

Adapun upaya ini dikatakan sebagai ‘turbocharging’ untuk mendorong perusahaan memindahkan produksi jauh dari Tiongkok. Hal ini juga merupakan cara Trump menghukum Tiongkok lantaran penanganan awal wabah virus Korona baru yang berasal dari sana dinilai lambat.

“Sejujurnya, satu insentif adalah membebankan pajak untuk mereka ketika mereka membuat produk di luar. Kita tidak perlu berbuat banyak untuk mereka. Mereka harus melakukannya untuk kita,” tegas Trump.

Editor : Kuswandi

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads