alexametrics

Hati-hati Komentar Rasis di WhatsApp, Bisa Bernasib Begini

21 Maret 2018, 19:05:12 WIB

JawaPos.com – Seorang mahasiswa hukum di Universitas Exeter dituduh melakukan tindakan rasisme setelah seorang pelapor mengungkapkan pesan-pesannya via WhatsApp. Universitas tersebut segera melakukan penyelidikan.

Isi pesan-pesan dalam grup Whatsapp tersebut menunjukkan, mahasiswa hukum tersebut menulis komentar, “Ia adalah orang Arab yang kotor. Inilah mengapa kita membutuhkan perang.”

Pelapor, Arsalan Motavali, seorang mahasiswa hukum di University of Exeter menceritakan bagaimana dia telah mengirimkan bukti-bukti komentar rasis itu ke pihak berwajib dan universitas untuk diselidiki. Ia merasa bahwa ia harus berbicara tentang komentar rasis dan keji yang dibuat teman-temannya.

Motavali mengakui, awalnya ia yang membuat grup tersebut dan hanya berisi enam orang. “Banyak orang yang masuk ke dalamnya, isinya semakin rasis dan menyedihkan,” katanya seperti dilansir The Telegraph, Rabu, (21/3).

“Saya tetap berada di dalam obrolan untuk mengumpulkan bukti, cercaan ras, seruan perang ras, dan hinaan-hinaan yang menyangkut ras dan agama,” tambahnya.

Juru Bicara Universitas Exeter mengatakan, University of Exeter tidak mentoleransi segala bentuk perilaku rasis, seksis, atau fanatik. Univeritas juga berkomitmen untuk memberantas segala bentuk diskriminasi dan pelecehan yang mungkin timbul.

Juru Bicara Bracton Law Society mengatakan, mereka telah mengambil keputusan untuk menyingkirkan oknum yang terlibat pembicaraan rasis di WA, melarang menjadi kandidat dari pemilihan yang sedang berlangsung.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)



Close Ads
Hati-hati Komentar Rasis di WhatsApp, Bisa Bernasib Begini