alexametrics

Setelah Dua Tahun Ditutup, Australia Buka Perbatasan Secara Penuh

21 Februari 2022, 18:33:54 WIB

JawaPos.com – Australia pada Senin (21/2) membuka kembali perbatasan internasional secara penuh bagi pelaku perjalanan yang sudah menerima vaksin Covid-19. Perbatasan negara itu telah ditutup hampir dua tahun akibat pandemi. Pembukaan itu membuat para wisatawan datang kembali dan ratusan orang dapat berkumpul bersama keluarga dan sahabat mereka.

Lebih dari 50 penerbangan internasional akan tiba di Australia, termasuk 27 pesawat yang mendarat di kota terbesar Sydney.

“Hari yang sangat menyenangkan, hari yang sudah saya tunggu-tunggu sekian lama, sejak hari pertama saya tutup perbatasan di awal pandemi,” kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada wartawan di negara bagian Tasmania yang sangat bergantung pada pariwisata.

Setelah berada jauh dari orang-orang tercinta selama berbulan-bulan, terjadi banyak pertemuan emosional seperti yang dialami Cindy Moss, yang tiba dari Kentucky, AS, untuk menemui putrinya.

“Sudah begitu lama saya tidak berjumpa dengannya dan menjadi sesuatu yang besar bisa berada di sini. Jadi saya sangat gembira,” kata Moss dengan suara bergetar usai memeluk putrinya.

Pariwisata merupakan salah satu industri terbesar di Australia. Dengan memberdayakan sekitar 5 persen jumlah tenaga kerja, pariwisata mendatangkan devisa senilai USD 43 miliar (sekitar Rp 616,3 triliun) ke negara itu. Namun, industri tersebut lumpuh setelah perbatasan ditutup pada Maret 2020.

Australia yang pernah menang perang melawan Covid-19, mengubah strateginya dari pengendalian bergaya benteng dan penguncian panjang sejak akhir tahun lalu. Negara itu kini mulai hidup berdampingan dengan virus setelah mencapai tingkat vaksinasi yang lebih tinggi.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: