alexametrics

Iran Sebut AS Munafik karena Jual Teknologi Nuklir ke Saudi

21 Februari 2019, 16:48:56 WIB

JawaPos.com – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh Amerika Serikat (AS) munafik. Menurutnya, AS diduga berusaha menjual teknologi nuklir ke Arab Saudi padahal mereka mencoba merusak program nuklir Iran.

Komentar Zarif di Twitter pada hari Rabu (20/2) datang setelah laporan pemerintahan Presiden AS Donald Trump ke kongres AS yang akan berusaha untuk memajukan penjualan pembangkit listrik tenaga nuklir ke Arab Saudi.

iran, as, sanksi as, nuklir, arab saudi,
Uranium salah satu bahan untuk reaktor nuklir (Telegraph)

“Hari demi hari menjadi lebih jelas bagi dunia apa yang selalu jelas bagi kami, baik hak asasi manusia maupun program nuklir tidak menjadi perhatian nyata AS,” tulis Zarif dilansir dari Al Jazeera.

Upaya untuk menjual teknologi nuklir ke Arab Saudi melanggar undang-undang AS yang menjaga transfer teknologi.

Berita tentang penjualan yang direncanakan itu, dikhawatirkan oleh para analis keamanan. Mereka mengatakan, transfer teknologi nuklir AS yang sangat sensitif dapat membuka jalan bagi produksi senjata nuklir di Kerajaan Saudi.

Analis mengatakan, rencana tranfser AS menimbulkan pertanyaan tentang kredibilitas internasional Washington.

“Masalahnya bukan transfer teknologi ke Arab Saudi tetapi standar ganda AS. Jika Anda sekutu AS maka tidak apa-apa, jika Anda tidak maka segala macam masalah muncul,” ujar  Nasser Hadian, Profesor Ilmu Politik di Universitas Teheran.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Iran Sebut AS Munafik karena Jual Teknologi Nuklir ke Saudi