alexametrics

Indonesia Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Ini Tawarannya

21 Februari 2019, 15:26:41 WIB

JawaPos.com – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi akan menghadiri sidang Dewan HAM PBB ke-40 pada 25-28 Februari 2019 di Jenewa. Dalam kehadirannya tersebut, Retno juga sekaligus akan mengkampanyekan pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022.

Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir saat melakukan press briefing di Kementerian Luar Negeri RI mengatakan tema pencalonan Indonesia di Dewan HAM PBB adalah True Partner for Democracy, Development and social Justice.

Dalam kampanyenya, Indonesia akan berfokus pada isu-isu HAM global seperti Palestina, Myanmar, dan Yaman. Direktur HAM dan Kemanusiaan Kemlu Achsanul Habib menyatakan bahwa Indonesia menjadi tolak ukur di Asia Pasifik dalam kemajuan nilai-nilai HAM. Berikut penjelasan Habib mengenai pencalonan Indonesia di Dewan HAM PBB di Kemlu pada Kamis (21/2):

dewan ham pbb, pbb, ham, papua,
Direktur HAM dan Kemanusiaan Kemlu Achsanul Habib menyatakan bahwa Indonesia menjadi tolak ukur di Asia Pasifik dalam kemajuan nilai-nilai HAM (Verryana Imel Novita/JawaPos.com)

Mengapa Indonesia menjadi contoh pembentukan nilai-nilai HAM?

Proses kita untuk menuju ini bukan dibangun baru-baru ini, melainkan melalui proses panjang. Misalnya, pada tahun 1993 Indonesia membentuk Komnas HAM, dan yang pertama kali membentuk komisi semacam itu di ASEAN. Contoh lainnya, sejak berdirinya ASEAN, Indonesia sudah empat kali menjadi anggota dewan HAM.

Bagaimana kalau di dalam pencalonan, salah satu negara ada yang membahas Aksi Kamisan di depan Istana Negara?

Jadi, yang penting dalam interaksi dalam tingkat multilateral itu adalah komitmen negara, diwujudkan dalam kebijakan dan implementasi pemerintah Indonesia. Komitmen negaranya ada, kebijakannya ada, namun kemudian ada masalah yang tertunda yang belum selesai yang tertunda, itu menjadi pekerjaan rumah kita.

Kalau nanti masalah itu akan diangkat sejauh ini saya belum melihat ke arah situ, karena yang jadi perhatian dunia sekarang bukan yang kecil-kecil seperti itu, itu mikro dalam sebuah negara. Sekarang yang menjadi masalah bagaimana isu Palestina yang semakin mendesak, atau situasi di Yaman.

Bagaimana kalau ada negara yang membahas mengenai Ketua Pro-Kemerdekaan Papua, Benny Wenda yang datang bersama Vanuatu?

Kalau mau mengungkit itu, kita siap saja, kita nggak terkejut. Silahkan kita punya posisi. Persoalan yang diangkat Benny Wenda kan tentang kemerdekaan. Yang jelas ada 192 negara dan sekian ratus NGO yang hadir di sana, jadi silahkan saja.

Seberapa penting Indonesia bergabung dengan Dewan HAM PBB?

Ada 47 negara di dewan HAM PBB, kalau negara seperti Indonesia tidak masuk, akan ada sekelompok negara yang punya kepentingan, belum tentu bersahabat dengan Indonesia, lalu mereka punya keputusan-keputusan yang merugikan kita tanpa ada yang mengawal, itu merugikan.

Jadi, kita menjadi kekuatan yang bisa menyeimbangkan antara trend HAM progresif dengan kepentingan negara yang harus kita wakilkan. Misal negara-negara kecil, negara terbelakang, yang tidak ada dana.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Copy Editor :

Indonesia Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Ini Tawarannya