Pemandangan di Australia Jadi Oranye, Apa Sebabnya?

21/02/2018, 12:51 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Badai Oranye (BBC)
Share this image

JawaPos.com - Badai debu melanda Queensland, Australia pada hari Selasa, (20/2), menyebabkan pemandangan menjadi oranye. Badai tersebut juga membuat pohon-pohon tumbang dan menimbulkan kerusakan ringan pada bangunan rumah.

Biro Meteorologi Australia Harry Clark mengatakan, kondisi ini jarang terjadi di Australia. "Queensland adalah tempat yang kering dan panas, ini adalah salah satu peristiwa yang langka yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir," kata Clark.

Ia memperkirakan, debu menyapu kawasan hingga 200 km, dengan kecepatan angin 96 km/ jam. Debu ini juga menyebabkan jarak pandang di bandara setempat berkurang menjadi 200 meter.

Beberapa penduduk setempat juga terkejut dengan badai yang membuat lingkungannya menjadi oranye. "Kami mendengar suara guntur, lalu kami pergi keluar. Ketika kami berbalik, terjadilah badai debu oranye ini," kata Paige Donald dilansir BBC, Rabu, (21/2).

Penduduk lain juga mengatakan, mata mereka benar-benar tertutup debu. Ada yang mengeluh kalau mereka belum menutup jendela mereka dengan baik. Akibatnya debu masuk tak beraturan ke dalam rumah.

"Saya tidak menutup jendela saya saat tidur, semua debu masuk kedalam," kata Sonja Street di Facebooknya. Ia juga menunjukkan bahwa kasurnya tertutup debu tebal.

Polisi setempat mengatakan, debu tersebut berlangsung hanya beberapa jam. Namun langsung menyebabkan kerusakan pada rumah dan beberapa tanda di jalanan.

(BBC/iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi