alexametrics

Tak Becus Kerja, Robot di Hotel Ini Dipecat!

21 Januari 2019, 16:02:05 WIB

JawaPos.com – Alih-alih mengambil pekerjaan manusia, hotel ini malah pecat pekerja robotnya lantaran nggak becus kerja. Bukan meringankan beban, robot-robot tersebut malah menambah pekerjaan manusia dan cenderung menyusahkan.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari laman Independent, Senin (21/1), hotel yang mempekerjakan robot itu adalah bernama Henn Na Hotel di Jepang. Hotel itu dikabarkan memecat setengah dari staf robotnya karena melakukan pekerjaan mereka dengan buruk.

Hotel berteknologi tinggi di Jepang itu terpaksa memberhentikan setengah dari karyawan robotnya setelah mendapati mereka tidak kompeten dan menciptakan lebih banyak pekerjaan untuk manusia. Mulanya, robot diperkenalkan sebagai hal yang baru dan unik di hotel tersebut serta sebagian lainnya untuk mengurangi kebutuhan staf manusia dalam upaya menjadikannya ‘hotel paling efisien di dunia’.

robot, hotel, jepang,
Hotel itu dikabarkan memecat setengah dari staf robotnya karena melakukan pekerjaan mereka dengan buruk (Henn Na Hotel)

Ada penari robot di lobi, resepsionis robot berbentuk dinosaurus dan bot berbentuk telur yang bertindak sebagai asisten di kamar tamu. Hotel ini dimulai dengan 80 robot, tetapi dengan cepat berkembang menjadi lebih dari 243.

Situs web hotel menyebut, teknologi robot di hotelnya dihadirkan sebagai kegembiraan bertemu dengan kenyamanan melalui  teknologi canggih. “Henn Na Hotel adalah hotel pertama di dunia yang dikelola oleh robot. Di meja depan, Anda akan disambut oleh robot multi bahasa yang akan membantu Anda check in atau check out. Di ruang ganti, lengan robot akan menyimpan barang-barang Anda untuk Anda,” demikan deskripsi hotel tersebut di situsnya.

Tetapi sekarang lebih dari setengah dari staf robot telah dipangkas. Petugas robot tidak dapat menjawab pertanyaan sederhana. Robot dinosaurus saat check in membutuhkan bantuan manusia untuk banyak tugas kasar, dan para penari robot malah mogok dan menyusahkan.

Lainnya, Churi atau robot berbentuk telur di kamar tamu dikritik karena hanya bisa menimpali dengan, “Maaf, saya tidak bisa menangkapnya. Bisakah Anda mengulangi permintaan Anda?”.

Selain itu, robot yang bertindak sebagai asisten tamu itu juga kedapatan berisik dan menganggu istirahat tamu sepanjang malam. Tamu lain mengatakan, mereka mencoba untuk bercakap-cakap dengan robot namun robot malah tak dapat menjawab pertanyaan sederhana ketika dibutuhkan.

Selama ini para pekerja semakin khawatir kalau pekerjaan mereka akan digantikan oleh robot yang dianggap lebih efisien. Namun pengalaman di hotel itu memberi pelajaran kalau robot tak selalu bisa diandalkan. Ttampaknya industri memang masih membutuhkan manusia untuk menyelesaikan banyak pekerjaan.

“Ketika Anda benar-benar menggunakan robot Anda menyadari ada tempat-tempat di mana mereka tidak diperlukan atau hanya mengganggu manusia saja,” kata pemilik hotel Hideo Sawada, berbicara kepada Wall Street Journal.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads
Tak Becus Kerja, Robot di Hotel Ini Dipecat!