JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pria AS Bunuh Istri Hamil dan 2 Anaknya agar Bebas Berselingkuh

20 November 2018, 16:38:36 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
selingkuh, pembunuhan, as,
Dia mencekik istrinya yang sedang hamil, lalu membunuh kedua putrinya dan membuang mereka di ladang minyak sehingga ia bisa bebas berselingkuh (Medium)
Share this

JawaPos.com - Seorang pria Colorada, AS, Christopher Watts dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat pada Senin, (19/11). Dia mencekik istrinya yang sedang hamil, lalu membunuh kedua putrinya dan membuang mereka di ladang minyak sehingga ia bisa bebas berselingkuh.

Pria berusia 33 tahun ini, terhindar dari hukuman mati atas desakan anggota keluarga istrinya. Istrinya yang malang, Shanann, 34 tahun,  dan putri mereka Celeste, 3 tahun, dan Bella, 4 tahun jadi korban kekejaman Watts.

"Ini mungkin kejahatan yang paling tidak manusiawi dan keji yang telah saya tangani," kata Hakim Marcelo Kopcow. Dia mengatakan hal itu di ruang sidang yang penuh sesak di Pengadilan Weld County.

selingkuh, pembunuhan, as,
Sebelumnya, Shanann dan dua putrinya dilaporkan menghilang pada Agustus lalu. Watts sendiri yang melaporkannya. Keesokan harinya ia ditangkap (Reuters)

Keluarga pihak perempuan, mendesak penuntut untuk tidak menghukum mati Watts, yang sudah mengaku bersalah pada November ini atas pembunuhan. Pihak keluarga berbicara di pengadilan sebelum hukuman dijatuhkan.

"Ini adalah monster yang tak berperasaan," kata ayah Shannan, Frank Rzucek sambil terisak. "Aku mempercayaimu untuk merawat mereka, bukan membunuh mereka. Lalu kamu bawa mereka keluar seperti sampah. Kamu monster," tambahnya dilansir dari Channel News Asia pada Selasa, (20/11).

Watts sesekali terlihat menyeka pipinya yang berurai air mata. Dia meminta maaf atas kejahatan itu melalui pengacaranya yang ditunjuk pengadilan Kathryn Herold. Namun dia menolak berbicara.

"Tuan Watts meminta kami untuk mengatakan ini, dia dengan tulus minta maaf untuk semua ini," kata Herold kepada hakim.

Sebelumnya, Shanann dan dua putrinya dilaporkan menghilang pada Agustus lalu. Watts sendiri yang melaporkannya, dan mengatakan di beberapa stasiun televisi memohon agar mereka kembali. Keesokan harinya, pada 15 Agustus, dia ditangkap karena pembunuhan mereka.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up