alexametrics

Pejabat Saudi Sebut Putra Mahkota Tak Tahu Penyebab Kematian Khashoggi

20 Oktober 2018, 17:21:15 WIB

JawaPos.com – Kasus tewasnya jurnalis Jamal Khashoggi berujung pada pemecatan dua pejabat senior Arab Saudi. Keduanya yakni Saud al-Qahtani, penasihat istana yang dianggap sebagai tangan kanan untuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), serta wakil kepala intelijen Ahmed Asiri.

Pejabat dari Arab Saudi yang terlibat dalam penyelidikan mengatakan, MBS tidak mengetahui persis tentang segala hal terkait kematian Jamal Khashoggi. “Tidak ada perintah untuk membunuhnya atau bahkan secara khusus menculiknya,” kata pejabat yang enggan disebutkan namanya itu sebagaimana dilansir dari Reuters, Sabtu (20/10).

Meski demikian, dia mengakui bahwa memang ada perintah untuk membawa para pengkritik kerajaan agar kembali ke Saudi. “MBS tidak memiliki pengetahuan tentang operasi khusus ini dan tentu saja tidak memerintahkan penculikan atau pembunuhan siapa pun. Dia hanya memberikan instruksi umum untuk memberitahu orang-orang pembangkang untuk kembali,” kata pejabat itu.

Jamal Khasoggi, Mohammed bin Salman, Kasus Jamal Khasoggi
Jurnalis Jamal Khasoggi semasa hidup. Pejabat Saudi menyebut bahwa MBS hanya memerintahkan orang-orang pembangkang untuk kembali ke Saudi. (BBC)

Pejabat itu juga mengatakan bahwa keberadaan tubuh Jamal Khashoggi tidak jelas. Sebab, tidak ada tanda-tanda jenazah Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Pernyataan penuntut umum tidak menyebutkan secara spesifik di mana para pelaku telah menempatkan tubuh korban. “Kami tidak tahu pasti apa yang terjadi pada tubuhnya,” tutur pejabat Saudi itu lagi.

Sementara para pengkritik Saudi menyebut bahwa sudah jelas pihak berwenang tidak akan menyerahkan tubuh Jamal Khashoggi karena akan mengungkap betapa sadisnya dia disiksa. Sebelumnya, polisi Turki menggeledah sebuah hutan di pinggiran Kota Istanbul dan sebuah kota di dekat Laut Marmara untuk mencari jenazah Jamal Khashoggi.

Tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, dalam twitternya mengungkapkan kepedihan hatinya. “Hati berduka, mata berkaca-kaca, dan dengan perpisahan, saya sedih, Jamal cinta saya,” katanya.

Diketahui, Jamal Khashoggi merupakan seorang kritikus putra mahkota Saudi, MBS yang tinggal di Amerika Serikat. Dia juga seorang kolumnis Washington Post. Jamal Khashoggi hilang setelah memasuki konsulat pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen pernikahannya mendatang.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pejabat Saudi Sebut Putra Mahkota Tak Tahu Penyebab Kematian Khashoggi