JawaPos Radar

Terpisah 7 Dekade, Keluarga Korsel dan Korut Bertemu

20/08/2018, 14:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
keluarga korsel dan korut bertemu
Pascaperang Korea, Semenanjung Korea terbagi dua menjadi dua Korea, Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut). Hal itu membuat banyak keluarga yang terpisah selama puluhan tahun, dan hari ini mereka akan bertemu kembali (CNN)
Share this

JawaPos.com - Pascaperang Korea, Semenanjung Korea terbagi dua menjadi dua Korea, Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut). Hal itu membuat banyak keluarga yang terpisah selama puluhan tahun, dan hari ini mereka akan bertemu kembali.

Setelah terpisah selama tujuh dekade, media lokal melaporkan bahwa sebanyak 89 lansia dan warga Korsel lainnya akan bertemu dengan anggota keluarga mereka di Resor Gunung Kumgang, Korut pada Senin, (20/8). Kedua Korea berada dalam perang dingin sejak 2000 lalu, sebelumnya telah diadakan sebanyak 20 kali putaran reuni.

Namun sejak Oktober 2015 lalu, reuni ini kemudian memilih 89 lansia Korsel sebagai perwakilan peserta dalam acara tersebut. Sebanyak 89 orang itu mewakili sekitar 57 ribu warga Korsel yang hingga kini masih mengharapkan kembalinya orang-orang terkasih mereka.

keluarga korsel dan korut bertemu
Saudara yang terpisah akibat Perang Korea berpisah (Youtube)

Menurut Kantor Berita Yonhap, mereka kebanyakan sudah berusia 70-an bahkan lebih tua. Hal itu menjadikan mereka sebagai prioritas karena setidaknya akan bertemu keluarga mereka sebelum meninggal.

Banyak dari para lansia yang masih merajut asa untuk kembali melihat orang-orang terkasih, salah satunya adalah Park Hong Seo yang berusia 88 tahun, ia ingin sekali bertemu kakaknya meskipun dengan sedikit celah harapan karena kakaknya dikabarkan telah meninggal pada pertengahan 1970.

Selain Park, Koh Ho Joon yang berusia 77 tahun yang berharap bertemu kakak lelakinya walaupun dia telah dilaporkan meninggal sejak lama. Namun harapan Koh untuk bertemu istri kakaknya setelah keluarga dipisahkan di tengah-tengah permusuhan Perang Korea abad ke-20 masih belum pudar.

"Ketika mendaftar, saya khawatir bahwa kakak saya terbunuh selama perang, tetapi untungnya saya mendengar bahwa dia telah hidup sampai 44 tahun. Saya mendengar bahwa istrinya tetap hidup pada usia 82 tahun. Saya sangat bersyukur untuknya. Dia telah mengurus anak-anaknya sendirian,"kata Koh seperti dilansir Sputnik pada Senin, (20/8).

Para peserta reuni nantinya akan memiliki waktu bersama selama tiga hari setelah dipertemukan oleh keluarga mereka di Korut hingga Rabu mendatang.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up