JawaPos Radar

Pengadilan Minta Korsel Beri Dana Kompensasi Korban Kapal Tenggelam

20/07/2018, 05:35 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Pengadilan Minta Korsel Beri Dana Kompensasi Korban Kapal Tenggelam
Kapal Feri Sewol tenggelam pada April 2014 lalu dan menewaskan 304 orang yangsebagian besar dari mereka merupakan para siswa (BBC)
Share this image

JawaPos.com - Pengadilan Korea Selatan (Korsel) telah memutuskan kalau pemerintah harus membayar kompensasi untuk para korban bencana Kapal Feri Sewol. Langkah tersebut menjadi yang pertama kali di mana pengadilan negara meminta Pemerintah Korsel untuk bertanggung jawab atas kematian para penumpang.

Kapal Feri Sewol tenggelam pada April 2014 lalu dan menewaskan 304 orang yangsebagian besar dari mereka merupakan para siswa. Menurut Kantor berita Yonhap, pengadilan mengakui tanggung jawab untuk memberikan mengkompensasi kepada keluarga korban.

Insiden mematikan tersebut disebabkan oleh kelalaian negara dan Cheonghaejin Marine Co. Seperti dilansir BBC, pengadilan memberikan 200 juta won sebagai kompensasi bagi setiap penumpang yang meninggal.

Pengadilan Minta Korsel Beri Dana Kompensasi Korban Kapal Tenggelam
Keluarga korban tenggelamnya Kapal Feri Sewol (BBC)

Para orangtua siswa yang kehilangan nyawa dalam tragedi itu akan menerima 40 juta won. Sebelumya, beberapa kerabat korban telah menolak tawaran kompensasi karena bersikeras bahwa tanggung jawab negara harus dibuktikan.

Menurut penyidikan, kapal itu secara struktural tidak sehat, kelebihan beban dan berjalan terlalu cepat. Sampai akhirnya, kapal feri nahas tersebut terbalik saat menyebrangi Pulau Jeju pada 16 April 2014 lalu.

Pada 2015, pemerintah menawarkan untuk membayar USD 380.000 sebagai kompensasi untuk masing-masing dari hampir 250 siswa yang meninggal. Namun banyak keluarga menolak tawaran itu karena itu berarti mengakhiri penyelidikan atas kasus ini.

Kapten Kapal Feri Sewol telah dijatuhi hukuman penjara selama 36 tahun karena kelalaiannya. Pihak berwenang kembali mengangkat kasus Sewol pada Maret 2017.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up