JawaPos Radar

Brunei Darussalam-Indonesia Bahas Perlindungan TKI

20/07/2018, 18:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Brunei Darussalam-Indonesia Bahas Perlindungan TKI
Ilustrasi TKW di luar negeri (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri dan Perdagangan II Brunei Darussalam, Dato Erywan Pehin Yusof mengunjungi Indonesia untuk The 4th Joint Commission for Billateral Cooperation dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Jumat, (20/7). Poin yang dibahas salah satunya mengenai pekerja Indonesia yang berada di Brunei.

Perlu diketahui jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Brunei adalah 20 persen dari jumlah penduduk Brunei. Oleh karena itu, kedua menlu sepakat untuk mengintensifkan perundingan mengenai penempatan dan juga perlindungan para pekerja indonesia di Brunei.

"Kita sedang dalam tahap membahas draf MOU masalah penempatan dan perlindungan TKI," kata Retno usai pertemuan bilateral di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI pada Jumat, (20/7).

Dia juga menambahkan, hal ini penting melihat komposisi jumlah pekerja di Brunei. "Populasinya sendiri ini sudah sekitar seperlima dari penduduk Brunei sehingga betapa pentingnya MOU ini untuk segera diselesaikan," ujar Retno.

Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan Sultan Hassanal Bolkiah pada Mei 2018. Sultan pada saat itu sudah menyampaikan mengenai pentingnya menyelesaikan MOU.

"Jadi paling tidak timeline itu yang akan kita jadikan patokan untuk mendorong agar negosiasi bisa dapat diintesifkan," lanjut Retno.

Pekerja Indonesia yang dimaksud kedua menlu terutama menyangkut pekerja domestik. Hal ini menyangkut proteksi dan penempatan.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up