alexametrics

Wakil PM Selandia Baru akan ke Turki Minta Klarifikasi Erdogan

20 Maret 2019, 19:40:33 WIB

JawaPos.com – Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, Wakil Perdana Menteri Winston Peters akan melakukan perjalanan ke Turki. Hal ini dilakukan karena komentar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mengatakan, Turki akan memberi pelajaran kepada teroris jika Selandia Baru tak melakukannya.

Komentar itu muncul seiring dengan rekaman video penembakan yang disiarkan oleh sang teroris, Brenton Tarrant di Facebook. Ardern mengatakan Peters akan meminta klarifikasi.

“Wakil perdana menteri kami akan menghadapi komentar itu di Turki,” kata Ardern kepada wartawan di Christchurch. “Dia pergi ke sana untuk meluruskan, tatap muka.”

penembakan masal, penembakan di masjid, masjid selandia baru, selandia baru, belanda, turki, erdogan,
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mengatakan, Turki akan memberi pelajaran kepada teroris jika Selandia Baru tak melakukannya (Heavy)

Peters sebelumnya mengutuk penayangan rekaman penembakan itu, yang katanya bisa membahayakan Selandia Baru. Sementara itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan ia memanggil Duta Besar Turki. Dia meminta komentar Erdogan dihapus.

“Saya akan menunggu apa tanggapan dari Pemerintah Turki sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Namun saya dapat memberitahu Anda bahwa semua opsi ada di meja perundingan,” kata Morrison kepada wartawan di Canberra.

Morrison mengatakan, Duta Besar Australia untuk Turki pada hari Rabu akan bertemu dengan anggota pemerintah Erdogan. Morrison mengatakan, Canberra juga mempertimbangkan kembali saran perjalanannya untuk warga Australia yang merencanakan perjalanan ke Turki.

Hubungan antara Turki, Selandia Baru dan Australia pada umumnya baik. Ribuan warga Australia dan Selandia Baru melakukan perjalanan setiap tahun ke Turki untuk upacara peringatan perang

Lebih dari seabad yang lalu, ribuan tentara dari Korps Angkatan Darat Australia dan Selandia Baru berjuang di darat di sebuah pantai sempit di Gallipoli selama kampanye naas yang akan merenggut lebih dari 130.000 jiwa.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Wakil PM Selandia Baru akan ke Turki Minta Klarifikasi Erdogan