alexametrics

Patung Cantik Simbol Berakhirnya Perang Dunia II Dicoreti #MeToo

20 Februari 2019, 18:55:56 WIB

JawaPos.com – Patung pelaut Amerika Serikat (AS) mencium seorang perempuan tepat berakhirnya Perang Dunia II, dicoreti grafiti #MeToo. Patung tersebut dicoret dengan cat merah, dan jelas merusak keindahan dari patung yang terletak di Sarasota, Florida itu.

Bagi banyak orang, patung George Mendonsa mencium Greta Zimmer Friedman mewakili kegembiraan yang dirasakan di seluruh AS pada saat Jepang menyerah, mengakhiri Perang Dunia Kedua.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir beberapa orang mengatakan, foto itu menggambarkan tindakan kekerasan seksual. Mengingat fakta bahwa Mendonsa tidak mendapat persetujuan Friedman untuk menciumnya.

patung, perang dunia II, pelecehan seks,
Para perempuan ramai-ramai protes pemerkosaan dan pelecehan seksual dalam gerakan me too (Shutterstock)

Sebabnya, dilansir dari BBC, dalam sebuah wawancara pada 2005 dengan Friedman, dia mengakui bahwa dia tak mengingkan ciuman itu terjadi. Namun, Mendonsa menariknya.

Namun, dia menegaskan ciuman itu menggambarkan kegembiraan dan saat itu adalah acara terima kasih kepada Tuhan karena perang sudah berakhir. Setelah kematian Friedman pada 2016, putranya mengatakan kepada New York Times bahwa ibunya tidak memandang ciuman itu secara negatif.

Departemen Kepolisian Sarasota membagikan gambar-gambar patung yang rusak itu di media sosial, membuat banyak orang mengekspresikan kekesalan mereka pada grafiti dan sindiran bahwa ciuman itu adalah serangan seksual.

“Patung ini mewakili periode waktu yang tidak dapat dipahami oleh banyak orang saat ini,” tulis netizen di Facebook. “Seluruh negara merayakan berakhirnya perang, seluruh negara bersama dalam perayaan itu.”

Namun, ada juga yang mengatakan, coretan itu benar dan meminta patung itu diturunkan. “Gerakan #MeToo juga dimaksudkan untuk mendidik dan memahami bahwa perempuan tidak dapat terus dilihat sebagai objek seks yang bisa dinikmati oleh laki-laki kapan pun mereka menginginkannya!”

Polisi mengatakan biaya kerusakan akibat vandalisme itu mencapai USD 1.000 atau Rp 14 juta. Namun, pihak Sarasota mengkonfirmasi bahwa grafiti telah dihapus pada Selasa (19/2) pagi.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Patung Cantik Simbol Berakhirnya Perang Dunia II Dicoreti  #MeToo