JawaPos Radar

Tak Memuaskan, Duterte Sarankan Warganya Bercinta Tanpa Kondom!

20/02/2018, 11:03 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tak Memuaskan, Duterte Sarankan Warganya Bercinta Tanpa Kondom!
Presiden Filipina Rodrigo Duterte ()
Share this image

JawaPos.com - Kasus HIV baru terus meningkat di Filipina. Departemen Kesehatan Filipina mengatakan, dibandingkan dengan 342 infeksi HIV yang dilaporkan pada 2007, angka pada 2017 sebanyak 3.147 persen lebih tinggi.

Sebaliknya, kasus HIV baru yang dilaporkan di seluruh dunia telah turun, dari 2,1 juta di tahun 2015 menjadi 1,8 juta pada tahun 2016. Itu merupakan angka terbaru yang diberikan oleh World Health Organization dan Program AIDS PBB.

Dengan populasi lebih dari 100 juta, jumlah kasus HIV di Filipina masih rendah. Namun, dalam hal persentase kenaikan, PBB menyebutkan pada Agustus 2017, Filipina memiliki epidemi HIV dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Pasifik dalam beberapa tahun terakhir.

Tak Memuaskan, Duterte Sarankan Warganya Bercinta Tanpa Kondom!
Filipina (Filipina Defense Daily)

Laporan PBB tersebut juga mengatakan, Filipina telah menjadi satu dari delapan negara yang memiliki lebih dari 90 persen infeksi HIV baru di wilayah tersebut.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, Filipina terlalu bebas dalam hal reproduksi. Ia juga ingin agar Filipina menurunkan populasinya.

"Saya tidak bercanda. Ikuti saja program pemerintah dalam hal kesehatan reproduksi. Kami punya pil gratis, tapi hindari kondom karena tidak memuaskan," kata Duterte.

Duterte menganalogikan pemakaian kondom seperti makan permen tanpa membuka bungkusnya.

Seorang advokat kesehatan reproduksi di Filipina Ana Santos mengatakan, apa yang dikatakan Duterte tentang penggunaan kondom tidak masuk akal dan tidak bertanggung jawab.

"Komentarnya tentang kondom memberi tahu kita betapa sedikitnya yang dia tahu tentang epidemi HIV di Filipina padahal kondom adalah metode yang terbukti secara ilmiah untuk mencegah penyebarannya," kata Santos kepada Al Jazeera.

Perwakilan Human Rights Watch Carlos Conde mengatakan, seharusnya Presiden Duterte tak mengkritik kondom. Namun seharusnya malah melakukan tindakan yang berarti seperti memperluas aksesibilitas dan penggunaannya di seluruh negeri.

"Kebijakan yang membatasi akses terhadap kondom merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat," ujar Conde dalam sebuah pernyataan kepada Al Jazeera. Apalagi penyebaran HIV sangat tinggi. Angka kematian ibu hamil juga tinggi

(ina/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up