Virus Korona di Benua Amerika Kini Menyebar Lebih Aktif

20 Januari 2022, 11:31:47 WIB

JawaPos.com – Kasus infeksi virus Korona di negara-negara Benua Amerika menyebar lebih aktif dibandingkan sebelumnya. Hal ini seperti disampaikan Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) pada Rabu (19/1).

Menurut PAHO, kasus Covid-19 mencapai tingkat tertinggi baru di Benua Amerika dengan 7,2 juta kasus baru. Dan, lebih dari 15.000 kematian terkait Covid-19 pada pekan lalu.

“Virus ini menyebar lebih aktif daripada sebelumnya,” kata Direktur PAHO Carissa Etienne dalam sebuah pengarahan.

Karibia mengalami peningkatan kasus infeksi virus Korona paling tajam selama pandemi yang telah berlangsung dua tahun. Sementara di Amerika Utara, Amerika Serikat, dan Kanada terjadi lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat inap.

Sedangkan Brasil melaporkan rekor 137.103 kasus infeksi virus Korona dalam 24 jam ketika varian Omicron menyebar. Brasil juga mencatat angka kematian terkait Covid-19 tertinggi ketiga di dunia setelah AS dan Rusia menurut penghitungan Reuters.

Mengingat kurangnya pengujian, PAHO merekomendasikan agar negara-negara di Benua Amerika memprioritaskan tes cepat antigen untuk orang dengan gejala Covid-19 dan yang berisiko menyebarkan virus.

Meski lebih dari 60 persen orang di Amerika Latin dan Karibia telah sepenuhnya divaksinasi, varian Omicron terus menyebar dengan cepat di semua wilayah. Perkembangan penyebaran varian Omicron dalam beberapa minggu dan bulan mendatang akan tergantung pada langkah-langkah kesehatan masyarakat untuk mengurangi kasus Covid-19 yang parah dan pasien rawat inap. Langkah-langkah itu termasuk penggunaan masker, menjaga jarak sosial, dan tentunya vaksinasi.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: