JawaPos Radar

Ngeri, di Kota Ini Ada Lebih dari 8 Ribu Teroris

20/01/2018, 06:15 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Ngeri, di Kota Ini Ada Lebih dari 8 Ribu Teroris
Afrin (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mendesak Turki agar tidak mengambil tindakan apapun di utara Suriah. AS meminta Turki tetap fokus pada perjuangan melawan kelompok teroris Islamic State (IS).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Heather Nauert mengatakan, AS ingin Turki tidak melakukan kekerasan di barat laut Kota Afrin.

"Kami tidak ingin Turki mengambil tindakan semacam itu. Kami tidak ingin Turki terlibat dalam kekerasan, dan lebih baik fokus pada IS," katanya seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis, (18/1).

Sebuah operasi di Afrin, wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Hatay dan Kilis di Turki. Rencananya akan dilaksanakan setelah keberhasilan Operasi Perisai Eufrat di utara Suriah, yang berakhir pada Maret 2017.

Rezim Assad menyerahkan Afrin ke PYD/PKK tanpa pertempuran. Saat ini ada sekitar 8.000-10.000 teroris di wilayah tersebut.

Setelah Turki mengeluarkan peringatan mengenai keberadaan teroris di Afrin, teroris kini bersembunyi di tempat penampungan ataupun terowongan di daerah permukiman.

PYD/PKK adalah cabang kelompok teroris PKK di Suriah, yang telah didaftarkan sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Sejak pertengahan 1980-an, PKK telah melancarkan serangkaian kampanye teror ke Turki, yang telah menewaskan sekitar 40.000 jiwa.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up