JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pamela Anderson Kesal Komentar Cabul PM Australia

19 November 2018, 16:02:06 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
pamela anderson, julia assange, Scott Morrison,
Lalu pada Minggu, (18/11), Anderson menulis surat terbuka dengan mengatakan, Morisson meremehkannya karena telah tertawa atas penderitaan seseorang yang berwarganegara Australia dan berkomentar cabul padanya (Mirror)
Share this

JawaPos.com - Aktris Pamela Anderson mengritik Perdana Menteri Australia Scott Morrison karena telah membuat komentar tak senonoh terhadapnya. Sebelumnya, Anderson mengajukan permohonan kepada Morrison untuk membela Julian Assange. Dia mendesak Morrison untuk membawa Assange ke Australia.

Anderson memang meminta kepada Morrison untuk mendukung pendiri Wikileaks, yang sedang bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London selama enam tahun terakhir. Saat dimintai tanggapan dalam apakah akan memenuhi permintaan aktris ini, Morrison tertawa keras sebelum akhirnya mengatakan ‘tidak’.

“Saya punya banyak teman yang bertanya apakah mereka bisa menjadi utusan khusus saya untuk meluruskan isu ini dengan Pamela Anderson,” kata Morrison dilansir dari BBC pada Senin (19/11).

pamela anderson, julia assange, Scott Morrison,
Morrison mengatakan, ia punya banyak teman yang bertanya apakah mereka bisa menjadi utusan khusus saya untuk meluruskan isu ini dengan Pamela Anderson (Reuters)

”Tapi di luar permintaan teman-teman tadi, isu serius itu jawabannya tidak. Posisi kami mengenai ini belum berubah,” kata dia.

Assange, seorang warga negara Australia, mengklaim mendapat suaka di Kedutaan Ekuador di London pada 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia atas tuduhan penyerangan seksual, kasus yang sejak itu telah dijatuhkan terhadapnya. Dia tetap di kedutaan karena takut diekstradisi ke AS. Pekan lalu, media AS melaporkan para pejabat sedang mempersiapkan tuduhan terhadapnya.

"Berikan paspor Julian kembali dan bawa dia pulang ke Australia dan berbanggalah dengannya," kata Anderson.

Lalu pada Minggu, (18/11), Anderson menulis surat terbuka dengan mengatakan, Morisson meremehkannya karena telah tertawa atas penderitaan seseorang yang berwarganegara Australia dan berkomentar cabul padanya. "Kau mengikutinya dengan komentar cabul dan tidak peduli dengan seorang wanita yang menyuarakan pendapat politiknya," katanya.

Beberapa politisi Australia mendukung kritiknya terhadap bahasa Morrison, bahkan jika ada yang membantah pandangannya tentang kasus Assange.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up