JawaPos Radar

Indonesia Ekspor Motor dan Alas Kaki ke Panama

19/10/2018, 18:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
panama, indonesia, ekspor, motor,
Produk Indonesia yang menjadi unggulan untuk ekspor ke Panama diantara alas kaki, kendaraan bermotor, dan kelapa sawit (Culture Trip)
Share this

JawaPos.com - Wakil Presiden Panama Isabel Saint Malo berencana melakukan lawatan kerja ke Indonesia. Lawatan kerja Wapres Isabel direncanakan berlangsung enam hari yang dimulai tanggal 25 hingga 31 Oktober mendatang. Agenda kerja Wapres Isabel untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan pertemuan Our Ocean Conference 2018 di Bali.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan, kunjungan Wapres sekaligus Menlu Isabel ini merupakan yang pertama kali pada tingkat menteri luar negeri sejak pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dan Panama 39 tahun yang lalu.

"Perlu ditekankan Panama merupakan salah satu negara kunci penting bagi Indonesia di Amerika Latin. Karena 60 persen produk ekspor Indonesia yang dikirim ke Amerika Latin itu masuk lewat Panama," ujar Arrmanatha seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), Jumat, (19/10).

panama, indonesia, ekspor, motor,
Panama merupakan suatu negara yang memiliki keunggulan di sektor industri kemaritiman (Visit Panama)

Arrmanatha menambahkan, dalam pertemuan nanti ada beberapa isu yang akan dibahas, yaitu kerjasama ekonomi. Pada semester pertama tahun 2018 perdagangan Indonesia dan Panama meningkat sekitar 31 persen atau mencapai angka 87 juta dolar Amerika Serikat.

"Kalau dilihat dari angkanya itu potensi kedua negara untuk meningkatkan perdagangan masih sangat terbuka lebar karena memang angkanya masih cukup kecil," ujarnya.

Sementara itu, beberapa produk Indonesia yang menjadi unggulan untuk ekspor ke Panama diantara alas kaki, kendaraan bermotor, dan kelapa sawit.

Selain membahas terkait kerjasama perdagangan, pertemuan Wapres Isabel dengan Menlu Retno akan membahas upaya peningkatan kerja sama maritim. Mengingat Panama merupakan suatu negara yang memiliki keunggulan di sektor industri kemaritiman.

"Disini kita akan mendorong peningkatakan kerjasama dibidang angkutan laut, pelabuhan, dan juga kapal, dimana saat ini terdapat sekitar 6300 Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di Panama," kata Arrmanatha.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up