JawaPos Radar | Iklan Jitu

Nikmati Narkoba di Konser Musik, 7 Warga Vietnam Tewas

19 September 2018, 15:10:59 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
konser musik, narkoba,
Kejadian yang itu berhasil merenggut 7 nyawa. Ini dilaporkan menjadi kejadian paling mematikan terkait narkoba di Vietnam. Seluruh korban tewas merupakan muda-mudi berusia sekitar 20 tahun, dan korban koma berusia antara 18-30 tahun (Jawapos)
Share this

JawaPos.com – Sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan lima orang dinyatakan koma di Hanoi, Vietnam karena Mereka mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Mereka mengkonsumsi barang haram itu  saat sedang mengikuti konser Electronic Dance Music (EDM). Pada Minggu malam, (16/09), sebuah konser EDM yang diharapkan dapat berjalan dengan lancar berubah menjadi petaka di Hanoi.

Kejadian yang itu berhasil merenggut 7 nyawa. Ini dilaporkan menjadi kejadian paling mematikan terkait narkoba di Vietnam.  Seluruh korban tewas merupakan muda-mudi berusia sekitar 20 tahun, dan korban koma berusia antara 18-30 tahun.

Kejadian ini berhasil menjadi peringatan keras tentang maraknya obat-obatan sintetik di Vietnam. Dilansir dari Bangkok Post pada Selasa (18/09), semua korban merupakan orang Vietnam. Mereka dinyatakan positif menggunakan obat-obat yang belum dikenali.

Demi mencegah kejadian yang sama, Pemerintah Vietnam akhirnya memilih untuk melarang semua konser music EDM di Vietnam. Wakil Direktur Polisi Hanoi,  Nguyen Van Vien mengatakan, hingga saat ini para penyidik kepolisian masih mencari tahu jenis narkoba yang digunakan oleh korban di Konser music EDM itu.

Festival yang dinamakan Trip To The Moon itu diselanggarakan oleh Vietnam Electronic Weekend di Danau Barat, Hanoi. Tercatat bahwa Konser EDM yang merenggut nyawa itu banyak dihadiri oleh kaum ekspariat dan pemuda yang menyukai dunia malam.

“ Awalnya saya menyangka mereka hanya kelelahan,” kata salah seorang peserta konser EDM itu setelah melihat beberapa tubuh orang yang ambruk saat acara berlangsung.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mencari tahu siapa yang membawa obat-obatan sintetik tersebut.  Bahkan, mereka sepakat untuk melarang acara konser EDM serupa hingga penyelidikan tentang kasus yang baru terjadi ini dapat terungkap.

Menurut salah satu media local, konser EDM milih Vietnam Electronic Weekend itu sudah berlangsung selama tiga kali, acara itu juga digadang-gadang menjadi salah satu acara EDM terbesar yang ada di Vietnam. Untuk masuk acara tersebut, pesertapun harus mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak sedikit. Biaya tiket masuk untuk acara itu berkisar antara USD 21 hingga USD 135.

“Pengguna narkoba cenderung penasaran dengan Narkoba jenis baru. Mereka menginginkan rasa baru,” kata Direktur Pusat untuk Mendukung Inisiatif Penggunaan Masyarakat, Oanh Khuat.
 

(am1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up