6 Polisi Filipina Ditangkap Usai Peras Tersangka Perdagangan Manusia

19/07/2018, 15:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Kepala National Capital Region Police Office (NCRPO) Guillermo Eleazar memerintahkan penangkapan enam polisi Filipina karena melakukan pemerasan kepada para tersangka (Anadolu)
Share this

JawaPos.com - Kepala National Capital Region Police Office (NCRPO) Guillermo Eleazar memerintahkan penangkapan enam polisi Filipina karena melakukan pemerasan kepada para tersangka di markas kepolisian Manila. Dilansir Inquirer pada Kamis, (19/7), Eleazar mengatakan, polisi yang ditangkap antara lain Erdie Bautista, MJ Cerilla, Michael Chavez, Dindo Encina, Arcadio Orbis, dan Martinico Mario.

Mereka mencoba memeras 100 ribu peso dari para tersangka perdagangan manusia. Para tersangka diangkap enam polisi tersebut di Kabupaten Mesa.

Semua petugas polisi yang disebutkan diatas berasal dari Unit Operasi Khusus Distrik, Kepolisian Manila. Bautista dan Cerilla ditangkap dalam operasi jebakan oleh Satuan Tugas Kontra-Intelijen di dalam markas MPD sekitar jam 12:30 pagi.

Perdagangan orang masih marak di Filipina dan ASEAN (Today Online)

Eleazar mengatakan, dia telah memerintahkan bantuan Kepala Inspektur District Special Operations Unit (DSOU) Joey De Ocampo sesuai dengan tanggung jawab komando. Semua anak buah DSOU yang ditangkap akan dipindahkan ke markas NCRPO di Bicutan, Taguig City.Tuduhan terhadap mereka juga sedang dipersiapkan.

“Sementara mereka menghadapi tuntutan pidana untuk kasus pemerasan tersangka, kami akan melanjutkan kasus administratif. Tujuan kami adalah untuk membebaskan mereka dari layanan sesuai dengan proses hukum,” kata kepala NCRPO dalam sebuah wawancara dengan Inquirer.

Pada Rabu malam, para petugas operasi DSOU menangkap delapan orang karena dugaan perdagangan manusia, tetapi kemudian mereka meminta para tersangka membayar 100 ribu peso untuk membebasan mereka. Kedua pihak tawar-menawar dan jumlahnya dikurangi menjadi 50 ribu peso.

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi