JawaPos Radar | Iklan Jitu

Perjuangan Warga Menyelamatkan Diri dari Kebakaran Hutan California

18 November 2018, 12:26:28 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
kebakaran hutan, kalifornia, korban, trump, as,
Bahkan binatang juga ikut melarikan diri dari kobaran api yang mengerikan (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Kebakaran dahsyat telah menghancurkan California, AS. Bencana ini membuat beberapa orang terpaksa mencari cara dan menyusun strategi agar dapat bertahan hidup. Contohnya, di bagian Utara beberapa warga yang terlantar, selamat dari kebakaran karena menyeberang dari waduk untuk mencapai pulau terpencil. Bahkan binatang juga ikut melarikan diri dari kobaran api yang mengerikan.

Satu kelompok warga berhasil mencapai pulau terpencil. Mereka diselamatkan oleh warga setempat dengan perahu dayung. Beberapa orang dengan luka bakar dan seorang pria berusia 90 tahun dengan dugaan hipotermia akhirnya dibawa ke rumah sakit. "Itu adalah kisah penyelamatan yang sebenarnya," kata Kepala Divisi Pemadam Calar Garrett Sjolund.

Di Kota Paradise yang sudah hancur, seorang perawat mengendarai kendaraannya, melewati api untuk menyelamatkan pasien rumah sakit. Ada juga sukarelawan yang menawarkan menampung penduduk yang sakit atau lansia di antara ribuan orang yang terlantar akibat kebakaran.

kebakaran hutan, kalifornia, korban, trump, as,
Seorang veteran Perang Dunia II berusia 93 tahun, Lee Brundige meninggalkan rumahnya di Paradise dengan mengendarai mobilnya sendiri. Dia ditemukan oleh sepasang kekasih Josh Fox dan Tracy Grant (BBC)

Hingga saat ini, 76 orang dinyatakan tewas dan lebih dari 1.000 orang hilang akibat kebakaran terbesar dalam sejarah di California. Banyak yang berusia 80-an atau 90-an, masih belum ditemukan.

Seorang veteran Perang Dunia II berusia 93 tahun, Lee Brundige meninggalkan rumahnya di Paradise dengan mengendarai mobilnya sendiri. Dia ditemukan oleh sepasang kekasih Josh Fox dan Tracy Grant yang bertemu dengannya saat membagikan hamburger kepada warga yang terlantar.

Grant mengatakan Brundige menolak tinggal di rumah mereka, ia lebih memilih tidur di kendaraannya. Lalu, pasangan itu mengerti dan memberinya bantal dan selimut.

"Saya tidak suka meninggalkannya di sana, tetapi dia sangat mandiri," kata Grant dilansir dari BBC. Dia juga menambahkan bahwa mereka memahami kesedihan Brundige, karena di rumahnya itu terdapat kenangan bersama istrinya.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up