JawaPos Radar | Iklan Jitu

1.000 Orang Hilang di Kebakaran Hutan California, Trump Sangat Sedih

18 November 2018, 11:21:31 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
kebakaran hutan, kalifornia, korban, trump, as,
Trump mengatakan, ia sangat sedih melihat situasi tersebut. Menurutnya, pengelolaan hutan yang buruk patut untuk disalahkan (AFP)
Share this

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di California untuk melihat keadaan setelah kebakaran dahsyat dan paling mematikan terjadi di negara bagian AS tersebut. kebakaran tersebut telah menewaskan 76 orang dan lebih dari 1.000 orang masih belum ditemukan.

Trump mengatakan, ia sangat sedih melihat situasi tersebut. Menurutnya, pengelolaan hutan yang buruk patut untuk disalahkan.

"Kami harus melakukan pemeliharaan manajemen dan kami akan bekerja sama juga dengan kelompok-kelompok lingkungan," katanya dilansir dari BBC pada Minggu, (18/11).

kebakaran hutan, kalifornia, korban, trump, as,
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Kalifornia untuk melihat keadaan setelah kebakaran dahsyat dan paling mematikan terjadi di negara bagian AS tersebut (Reuters)

Presiden AS disambut oleh Gubernur Jerry Brown dan penggantinya Gavin Newsom, keduanya dari Partai Demokrat dan telah berdebat dengan Trump atas kebakaran hutan. Berbicara kepada wartawan, Trump dan Newsom berjanji untuk bekerja sama untuk mencegah tragedi kebakaran di masa depan.

"Sekarang adalah waktu untuk bersama-sama menyatukan orang-orang California," kata Gubernur Brown dalam Twitter-nya. Selain itu, di Paradise, Trump memuji upaya penegak hukum lokal, politisi, dan tim Pencari korban di lapangan.

Para ahli telah menyatakan, cuaca, perubahan iklim, dan pergeseran populasi sebagai penyebab kebakaran hutan yang lebih besar. Bencana kebakaran hebat ini menambah kesengsaraan ketika di tempat penampungan puluhan orang sakit, sebab Kalifornia memiliki udara terburuk di dunia.

Hujan diperkirakan akan turun pada pekan depan. Hujan tersebut dapat memadamkan api, namun juga akan membawa lumpur dan banjir di lereng bukit.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up