JawaPos Radar

Pria Tiongkok Palsukan Kematiannya Demi Asuransi, Istri Bunuh Diri

18/10/2018, 05:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
pria tiongkok palsukan kematian, istri bunuh diri, tiongkok,
Seorang pria di Tiongkok memalsukan kematiannya agar mendapatkan asuransi. Namun ia telah menyerahkan diri ke polisi. Istrinya bunuh diri setelah membunuh kedua anaknya (BBC)
Share this

JawaPos.com - Seorang pria di Tiongkok memalsukan kematiannya agar mendapatkan asuransi. Namun ia telah menyerahkan diri ke polisi. Istrinya bunuh diri setelah membunuh kedua anaknya.

Pria tersebut tak memberi tahu istrinya tentang rencananya, dan sang istri yakin suaminya telah meninggal. Perempuan 34 tahun itu diduga meninggal setelah menceburkan diri di sungai, namun tubuhnya tak dapat ditemukan.

Pria itu menyerahkan diri ke polisi di daerah Xinhua di Provinsi Hunan Jumat lalu. "Dia telah ditahan atas tuduhan penipuan asuransi dan kerusakan yang disengaja pada rumahnya," kata polisi Xinhua dalam sebuah pernyataan di WeChat dilansir dari BBC, Rabu (17/10).

pria tiongkok palsukan kematian, istri bunuh diri, tiongkok,
Istrinya bunuh diri setelah membunuh kedua anaknya (Pixabay)

Pada awal September, ia membeli asuransi senilai USD 145 ribu tanpa sepengetahuan istrinya. Menurut sebuah laporan oleh radio Voice of China, istrinya dinobatkan sebagai penerima manfaat.

Pada 19 September, dia menggunakan kendaraan pinjaman untuk memalsukan kematiannya sendiri dalam kecelakaan mobil. Dia ditemukan memiliki pinjaman lebih dari RMB 100 ribu.

Pada 11 Oktober lalu, jasad istrinya, putra mereka yang berusia empat tahun dan anak perempuan berusia tiga tahun ditemukan di kolam dekat rumah mereka.

Dia sebelumnya mengunggah video, yang kemudian beredar luas. Dia menangis dan mengatakan bahwa telah meminjam uang untuk membayar perawatan untuk putrinya yang berusia tiga tahun yang menderita epilepsi.

Insiden ini telah banyak dibicarakan di media sosial Tiongkok selama seminggu terakhir, memicu perdebatan mengenai tekanan finansial dan berbagai masalah keluarga.

(ce1/iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up