JawaPos Radar | Iklan Jitu

Duterte Minta Semua Penambangan di Filipina Dihentikan

18 September 2018, 16:10:59 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Duterte Minta Semua Penambangan di Filipina Dihentikan, duterte,
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyerukan untuk menutup semua penambangan dan penggalian, menyusul dengan adanya beberapa tanah longsor yang mematikan (Macau Business)
Share this

JawaPos.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyerukan untuk menutup semua penambangan dan penggalian, menyusul dengan adanya beberapa tanah longsor yang mematikan. Hal itu disampaikan beberapa jam setelah menteri terkait menghentikan semua penambangan skala kecil di wilayah kaya emas yang bergunung-gunung.

"Jika saya mencoba untuk melakukan hal saya inginkan, saya akan menutup semua penambangan di Filipina," katanya, saat memimpin pertemuan tim respons bencana pemerintah yang disiarkan televisi dua hari setelah badai topan kuat melanda Filipina.

Duterte sering mengkritik industri pertambangan. Ia mengatakan, kerusakan lingkungan jauh lebih besar daripada manfaat ekonomi. Komentar terakhirnya sebelumnya dikatakan oleh Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Alam Roy Cimatu untuk menghentikan semua penambangan skala kecil di wilayah Cordillera, di mana tanah longsor menewaskan 24 orang.

Duterte Minta Semua Penambangan di Filipina Dihentikan, duterte,
Topan Mangkhut yang memporak-porandakan utara Filipina pada Sabtu pekan lalu, menewaskan sedikitnya 54 orang, banyak di antaranya akibat tanah longsor (Today Online)

“Kami memiliki masalah dengan industri pertambangan kami. Ini tidak memberikan kontribusi apapun yang substansial pada ekonomi nasional," kata Duterte.

Tak lama setelah ia menjabat pada 2016, ia memperingatkan semua penambang untuk mengikuti aturan lingkungan yang lebih ketat atau sama sekali ditutup. Ia juga mengatakan bangsa bisa bertahan tanpa industri pertambangan.

Penambangan telah menjadi isu kontroversial di Filipina, pemasok bijih nikel nomor dua dunia setelah Indonesia, karena kasus salah urus lingkungan. Pemerintah memperkirakan bahwa 60-70 persen penambang skala kecil di negara ini beroperasi secara ilegal, banyak dari mereka menggali emas, perak dan kromit.

Topan Mangkhut yang memporak-porandakan utara Filipina pada Sabtu pekan lalu, menewaskan sedikitnya 54 orang, banyak di antaranya akibat tanah longsor. Beberapa pejabat pemerintah dan penambang besar katakan diperburuk oleh penambangan skala kecil ilegal.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up