JawaPos Radar

Turki Siap Boikot Barang Elektronik AS

18/08/2018, 12:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Turki Siap Boikot Barang Elektronik AS
Erdogan minta warga tukarkan Dolar ke Lira (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji bahwa Turki akan boikot barang-barang elektronik Amerika Serikat (AS). Ini dilakukan sebagai pembalasan terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk melipatgandakan tarif impor pada aluminium dan baja Turki di tengah krisis.

“Kami akan memboikot barang elektronik Amerika. Jika mereka memiliki iPhone, masih ada Samsung. Kami memiliki Vestel Venüs di negara kami. Kami akan mengadopsi langkah-langkah ini,” kata Erdogan beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Hurriyet Daily News, keputusan Erdogan untuk memboikot barang elektronik AS datang pada saat hubungan yang sudah rapuh antara Ankara dan Washington dan jatuhnya Lira Turki dengan cepat terhadap dolar AS. Ditambah lagi, penahanan Pendeta AS Andrew Brunso yang dituduh menjadi spionase pada kudeta yang gagal.

Erdogan hanya menandai iPhone Apple, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang lamanya dan implementasi boikot tersebut. Sebagai gantinya, dia menyebutkan Samsung Korea Selatan dan Vestel Turki sendiri yang memproduksi ponsel pintar dan perangkat elektronik lainnya.

Berbicara tentang krisis ekonomi yang sedang berlangsung, ia menegaskan kembali bahwa fluktuasi lira tidak memiliki dasar ekonomi tetapi merupakan refleksi dari kampanye global yang dipimpin oleh pemerintahan Trump.

“Ada serangan ekonomi terbuka di Turki. Hal-hal ini dulunya dilakukan secara terselubung dan dengan cara yang lebih canggih di masa lalu. Sekarang mereka melakukannya secara langsung," katanya.

Tindakan Turki di masa mendatang akan bergantung pada dua pendekatan yang bersifat ekonomi dan politik. Dalam menghadapi kampanye ekonomi global, Turki mengambil langkah-langkahnya sendiri untuk mengatasi masalah-masalahnya sendiri dalam defisit akun berjalan, suku bunga dan tingkat inflasi.

“Kami telah mengambil dan kami akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk mencapai tujuan ini. Saya akan memiliki beberapa kontak lagi tentang masalah ini dalam beberapa hari mendatang,” ujar Erdogan.

Erdogan juga mengatakan, Turki akan menghasilkan lebih banyak produk, dan mengekspor lebih banyak. Menurutnya, pabrik harus terbuka untuk menghasilkan dan memproduksi, lalu ekspor.

Dia juga mendesak warga Turki untuk menukar dolar mereka dengan Lira. Ini dilakukan untuk apa disebutnya tawaran untuk bertarung untuk melawan.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up