JawaPos Radar

Lira Anjlok Turis Tiongkok Buru Barang Mewah di Turki

18/08/2018, 13:15 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
lira jatuh
Pedagang menjajakan barang-barangnya di tempat wisata di Turki (Dyah Ratna Meta Novia/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Anjloknya mata uang Turki Lira nyatanya tak sama sekali berdampak pada Tiongkok. Wisatawan Tiongkok bahkan berbondong-bondong berkunjung ke Turki.

Menurut agen perjalanan online Ctrip pada Tiongkok, wisatawan yang melakukan perjalanan ke Turki melonjak cepat. Bahkan pendaftaran paket tur ke Turki telah meningkat sebesar 150 persen di situs travel sejak Minggu lalu.

Hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk menstabilkan Lira. Pemandu wisata dari Ctrip Xu Lingjuan yang baru saja menyelesaikan tur kelompok selama sembilan hari dari Shanghai ke Turki mengatakan, nilai tukar yang jatuh justru memikat lebih banyak wisatawan untuk belanja barang-barang mewah di sana.

lira jatuh
Rakyat Turki terus mendukung Erdogan (Independent)

"Banyak barang mewah yang terjual habis. Beberapa pelancong bahkan mengubah jadwal jalan-jalan mereka untuk pergi berburu barang mewah dan berbelanja," katanya seperti dilansir Ecns.cn pada Jumat, (17/8).

Direktur Pariwisata di Lvmama.com, biro perjalanan online Zou Qingling mengatakan, mereka yang membayar dengan Lira di tempat tujuan akan melihat penawaran terbaik. "Penyusutan lira Turki mungkin tidak mempengaruhi pasar pariwisata secara dramatis dalam jangka pendek, tetapi pasar akan terdongkrak jika penurunan mata uang itu berlangsung untuk waktu yang lama," kata Zou.

Penerbangan dari Tiongkok ke Turki untuk Festival Pertengahan Musim Gugur bulan depan dan libur Hari Nasional di bulan Oktober justru mengalami lonjakan jumlah wisatawan karena Lira yang melemah. Bahkan harga tur ke Turki diperkirakan akan mengalami penurunan sebanyak 20 hingga 30 persen dengan harga hotel dan penerbangan yang jadi lebih murah setelah Hari Libur Nasional Tiongkok.


 

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up