alexametrics

Mudah Didapat, Obat Dexamethasone Siap Diberikan ke Pasien Covid-19

18 Juni 2020, 03:11:28 WIB

JawaPos.com – Para ilmuwan Oxford, Inggris, memberi gebrakan atas penemuan dalam mengobati pasien Covid-19. Obat Dexamethasone yang ditemukan oleh para ilmuwan dianggap manjur untuk mencegah kematian pada pasien Covid-19 yang parah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memuji temuan tersebut.

Obat itu adalah golongan steroid yang memiliki harga murah dan tersedia luas di pasaran. Obat tersebut terbukti dalam uji coba bisa menekan angka kematian pasien yang sangat parah di Inggris hingga sepertiga.

Pemerintah Inggris segera mengesahkan penggunaan obat itu di rumah sakit Inggris setelah hasil diumumkan pada Selasa (16/7). Para peneliti mengatakan bahwa mereka akan segera mempublikasikan hasil temuan.

Pakar penyakit menular top AS, Anthony Fauci mengatakan bahwa penemuan obat untuk pasien Covid-19 adalah berita baik. Itu merupakan terobosan dalam bidang medis.

“Ini adalah peningkatan signifikan dalam pilihan terapi yang tersedia yang kita miliki,” kata Fauci seperti dilansir dari Science Times, Rabu (17/6).

Para peneliti dari Universitas Oxford melakukan tes yang komprehensif dan ketat pada 2.104 pasien dan membandingkannya dengan 4.321 pasien yang hanya mendapatkan perawatan biasa. Obat itu diberikan melalui mulut atau melalui infus kepada pasien selama sepuluh hari.

Kemudian, setelah empat minggu, peneliti menemukan bahwa itu signifikan mengurangi kematian sebesar 35 persen pada pasien yang dibantu dengan ventilator. Dan sebesar 20 persen untuk mereka yang membutuhkan oksigen.

Sampai sekarang hanya remdesivir, obat dari Gilead Sciences, yang dapat membantu pasien Covid-19. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh US National Institutes of Health, obat ini mempersingkat waktu sembuh pasien sebesar 31 persen dari 15 hari perawatan menjadi 11 hari perawatan. Namun Fauci belum yakin apakah Remdisivir dapat digunakan bersamaan dengan Dexamethasone.

Ahli virus Nick Cammack dari Wellcome Trust, badan amal Inggris yang mendukung penelitian, mengatakan bahwa Dexamethasone hanya membantu kasus-kasus parah. Masih ada banyak nyawa yang harus diselamatkan secara global, seperti dikutip dari USA Today. Selain itu, Cammack mengatakan bahwa dengan terobosan obat itu, obat ini segera bisa digunakan di seluruh dunia.

Tidak ada informasi tentang efek samping obat. Tetapi para peneliti mengatakan bahwa mereka hanya menggunakan dosis rendah dan untuk waktu singkat. Sudah dipertimbangkan sejauh ini aman. Harganya pun terjangkau. Satu pasien hanya membutuhkan USD 8 atau setara Rp 112 ribu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: