JawaPos Radar

Semua Calon Jemaah Haji Tiba, Bersiap Menuju Arafah

17/08/2018, 08:56 WIB | Editor: Kuswandi
Jamaah haji
Jamaah Haji Indonesia, berpose sebelum melakukan wukuf di Arafah (Firzan Syahroni/ Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) sudah tuntas. Senin depan (21/8) seluruh CJH sedunia akan menuju Arafah untuk menjalani wukuf. Mulai Jumat, operasional bus salawat dihentikan untuk sementara. Tujuannya agar jamaah beristirahat untuk persiapan wukuf.

"Haji itu adalah Arafah. Haji itu adalah ibadah fisik. Jadi, jangan memforsir fisik untuk melakukan ibadah sunah,’’ kata Masduki Baidhowi, Wakil Ketua Amirul Hajj dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Jamaah haji
Jamaaj Haji Indonesia bersiap wukuf ke Arafah (Firzan Syahroni/ Jawa Pos)

Sambil menunggu puncak haji, lanjutnya, CJH bisa melaksanakan salat di masjid-masjid yang tersebar di dekat hotel. Dengan begitu, ketika tiba waktunya menuju Arafah, kondisi CJH sudah fit. Meski demikian, masih ada CJH yang tetap melaksanakan salat di Masjidil Haram. Kendati tidak ada bus, mereka tetap berangkat menggunakan taksi. Mengenai hal ini, Masduki tidak bisa melarang. Pihaknya hanya sebatas memberikan imbauan demi kebaikan CJH sendiri.

Sementara itu, kloter terakhir jamaah haji Indonesia tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, pada Kamis (16/8) dini hari. Dua kloter yang tiba paling akhir tersebut adalah kloter 95 dan 96 Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Tak ada jamaah yang harus dirawat sepanjang kedatangan rombongan terakhir tersebut. "Nggak ada yang harus dirujuk atau dilarikan ke rumah sakit,” kata Koordinator Tim Mobile Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Bandara, dr Rachmawanti Agustina. Dia menjelaskan, hanya ada satu CJH yang demam.

Hingga Kamis, masih tiga CJH yang dirujuk ke RS King Abdullah di Jeddah. Dari tiga orang itu, ada satu orang yang tidak bisa melanjutkan prosesi haji. Karena itu, kementerian agama akan membadalhajikan CJH tersebut. Sebab, CJH tersebut mengidap penyakit paru-paru kronis dan harus terus menggunakan alat bantu pernapasan.

Dengan tuntasnya kedatangan CJH Indonesia, tim kesehatan di bandara akan langsung bergabung dengan petugas haji di Makkah. Mereka akan menyiapkan pendirian klinik kesehatan di Arafah.

 

Oni Roni

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up