JawaPos Radar

Nelayan Gaza Bikin Kapal dari Botol

17/08/2018, 05:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Nelayan Gaza Bikin Kapal dari Botol
Untuk membuat sebuah perahu yang menjadi sumber perekonomian keluarganya, diperlukan beberapa peralatan. Ia merakit perahu plastik tersebut menggunakan 700 botol plastik kosong yang ia temukan disepanjang perairan Jalur Gaza Selatan (SCMP)
Share this

JawaPos.com - Seorang nelayan miskin asal Gaza, Palestina, Muath Abu Zeid menyulap ratusan botol plastik bekas yang ia kumpulkan dari pantai Rafah menjadi sebuah perahu. Sesuai dengan harapannya, plastik-plastik yang ia temukan tersebut justru menjadi penolong baginya untuk mencari nafkah.

Untuk membuat sebuah perahu yang menjadi sumber perekonomian keluarganya, diperlukan beberapa peralatan. Ia merakit perahu plastik tersebut menggunakan 700 botol plastik kosong yang ia temukan disepanjang perairan Jalur Gaza Selatan.

Ia juga menggunakan lem untuk merekatkan plastik-plastik tersebut dan sebuah jaring-jaring bekas. Perahu rakitannya tersebut mampu mengangkut hingga delapan orang ke tengah laut.

Nelayan Gaza Bikin Kapal dari Botol
Tekanan Israel pada Palestina membuat rakyat Palestina menderita (Guardian)

Dalam hal mencari ikan di laut, Abu Zeid tidaklah sendirian. Setiap malam, ia selalu ditemani oleh kedua saudara laki-lakinya yang tidak memiliki pekerjaan. Di perahu tersebut, terdapat sebuah balok kayu yang ia fungsikan sebagai tempat duduk bagi mereka.

Perahu tersebut juga mampu membawa Abu Muath dan kedua saudara laki-lakinya menjauh beratus-ratus meter dari bibir pantai. Setiap hari, ia mampu menghasilkan uang sebanyak 5-11 dolar untuk 7 kilogram ikan-ikan yang berhasil ia tangkap.
Guna menangkap ikan sebanyak itu diperlukan waktu kurang lebih 8 jam. Laki-laki yang masih keturunan sebuah desa yang diisi oleh pengungsi di Israel ini mengaku dulunya ia bekerja sebagai pengecat rumah.

Namun karena saat itu di tempat ia bekerja mengalami kesulitan, ia harus merelakan pekerjaannya lepas begitu saja. “Perahu plastik ini adalah penyelamat saya dan keluarga saya,” katanya seperti dilansir The Times of Israel pada Kamis, (16/8).

Ia mengaku, kalau ia sangat bersyukur dengan adanya perahu plastik rakitannya tersebut. Sejak Israel memblokade Gaza, banyak warga di Gaza yang kehilangan mata pencahariannya dan beralih profesi menjadi nelayan.

Situasi itulah yang mendorong ia untuk memulai pekerjaan yang sekarang ia tekuni itu. Dengan berbekal sambungan internet, ia berhasil menemukan sebuah video tutorial untuk membuat perahu plastic di YouTube.

“untuk perahu itu, saya harus meminjam uang sebanyak USD 150 kepada ayah saya," ujar Abu Muath. Untuk saat ini ia sangat berharap agar segera memiliki Jaring besar supaya bisa menangkap lebih banyak ikan.

(am1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up