alexametrics

Peneliti Turki Sebut Vaksin Sinovac Manjur Kurangi Rawat Inap Lansia

17 April 2021, 09:10:06 WIB

JawaPos.com – Vaksin Sinovac diyakini efektif bisa mengurangi tingkat keparahan infeksi Covid-19. Di Turki, angka tersebut terlihat dari data dimana pasien Covid-19 lansia yang dirawat inap berkurang signifikan.

“Vaksin Covid-19 Sinovac Tiongkok efektif secara signifikan,” kata seorang pejabat kesehatan Turki berdasarkan hasil analisis lebih dari 7,5 juta orang di negara itu yang telah diinokulasi dengan vaksin tersebut.

Turki memulai vaksinasi Covid-19 secara nasional pada 14 Januari 2021 dengan vaksin Sinovac, yang dikenal sebagai CoronaVac. Vaksin itu sudah mendapat persetujuan untuk penggunaan darurat sehari sebelumnya.

Baca juga: Ahli Barat Puji Vaksin Sinovac Manjur 100 Persen Tekan Angka Kematian

Sejak inokulasi dimulai, rasio kasus positif untuk orang berusia 65 tahun ke atas telah turun menjadi 8,2 persen dari 17,7 persen, dan turun menjadi 1,3 persen dari 5,3 persen untuk petugas kesehatan. Rasio rawat inap untuk lansia turun menjadi 31 persen dari 57,4 persen. Dan, untuk tenaga medis, rasionya turun menjadi 0,78 persen dari 3,1 persen sesuai laporan Nikkei Asia mengutip Menteri Kesehatan Fahrettin Koca yang mendapat suntikan tak lama setelah vaksin diberikan.

“Vaksinasi memberikan manfaat yang signifikan terkait kasus, rawat inap, menerima perawatan intensif, dan mencegah intubasi,” kata Koca seperti dilansir dari CGTN, Sabtu (17/4).

Baca juga: Manjur hingga 100 Persen di Malaysia, Vaksin Sinovac Aman untuk Lansia

Vaksin itu memiliki kemanjuran 83,5 persen melawan virus Korona jenis baru, dan mencegah rawat inap hingga 100 persen sesuai data Universitas Hacettepe yang berbasis di Ankara. Mereka mengumumkan pada Maret 2021 berdasarkan uji coba fase ketiga di negara itu.

Vaksin Sinovac adalah satu-satunya vaksin Covid-19 yang diberikan di Turki hingga 2 April. Kini, Turki juga memberikan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk warganya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads