alexametrics

Netanyahu Siap Bentuk Pemerintah Israel Lagi

17 April 2019, 16:47:17 WIB

JawaPos.com – Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan, mayoritas anggota parlemen telah mendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membentuk pemerintah koalisi baru. Dilansir dari Al Jazeera pada Rabu (17/4), meskipun menghadapi tuduhan tiga kasus korupsi, Netanyahu akan memulai rekor masa jabatan kelima setelah pemilihan 9 April.

Dalam sistem politik Israel, presiden memilih pemimpin mana pun yang ia yakini memiliki peluang terbaik untuk membentuk pemerintahan setelah berkonsultasi dengan partai-partai politik.

Netanyahu, terang Rivlin, memiliki mayoritas anggota Knesset yang mendukungnya. “Setiap ruang untuk bermanuver secara efektif telah dihapus pada saat ini,” terangnya.

netanyahu, israel, pemilu israel,
Namun Netanyahu mendapat dukungan dari cukup banyak partai sayap kanan dan agama untuk mengamankan 65 kursi di parlemen yang terdiri dari 120 kursi (Arab News)

Penghitungan suara final telah menunjukkan Partai Likud Netanyahu memenangkan 35 kursi di parlemen, jumlah yang sama dengan saingan terdekatnya, Partai Blue and White yang dipimpin oleh mantan kepala militer Benny Gantz.

Namun Netanyahu mendapat dukungan dari cukup banyak partai sayap kanan dan agama untuk mengamankan 65 kursi di parlemen yang terdiri dari 120 kursi. Empat puluh lima anggota mendukung Gantz, sementara 10 anggota partai Arab tidak merekomendasikan siapa pun.

Netanyahu memuji kemenangannya pada hari Selasa. Ia berjanji bekerja untuk menyatukan masyarakat usai kampanye yang memanas. Jumlah pemilih di antara warga Palestina di Israel dilaporkan sekitar 50 persen, jauh lebih rendah dari 63 persen yang memberikan suara dalam pemilihan sebelumnya pada 2015.

“Saya ingin semua bagian masyarakat Israel, Yahudi, dan non-Yahudi, menjadi bagian dari kisah sukses besar yang direbut Israel,” kata Netanyahu.

Netanyahu mengatakan, ia diberi selamat atas kemenangannya oleh sejumlah besar pemimpin dunia, termasuk dari negara-negara Arab dan Muslim, yang tidak dia sebutkan. “Saya percaya ada pembukaan yang bagus untuk masa depan di sini, pembukaan yang bagus untuk harapan,” katanya.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna