JawaPos Radar

Pemerintah Tiongkok Umumkan Tingkat Polusi Tinggi

Dua Pertiga Tanah Telah Tercemar

17/04/2014, 22:29 WIB | Editor: admin
Pemerintah Tiongkok Umumkan Tingkat Polusi Tinggi
BURUK: Warga Beijing, Tiongkok, mengenakan masker saat berada di luar ruangan Kamis (17/4) karena tingginya kadar polusi. (Kim Kyung-Hoon/Reuters) ()
Share this image

BEIJING – Tingkat polusi di Tiongkok sangat parah. Hampir semua bagian Negeri Panda itu terancam oleh tingginya kadar polusi. Kabar terbaru, pemerintah mengungkapkan bahwa ada kawasan di Tiongkok, yang besarnya mencapai dua kali Spanyol, berada dalam kondisi buruk. Meski diperoleh sejak tahun lalu, informasi tersebut baru diungkapkan sekarang seiring dengan semakin melesatnya angka polusi.

Kementerian Perlindungan Lingkungan menyebutkan, 16,1 persen dari sekitar 6,3 juta kilometer persegi tanah yang mereka survei, atau dua pertiga kawasan total Tiongkok, sudah tercemar. Dalam survei yang muncul di situs resmi kementerian itu juga dijelaskan bahwa tercemarnya tanah disebabkan tidak terkontrolnya pembuangan limbah pabrik-pabrik dan pertanian yang menggunakan pupuk serta pestisida.

’’Situasi pencemaran tanah secara nasional tidak bagus,’’ tulis kementerian. Mereka menambahkan bahwa lebih dari 19 persen tanah pertanian yang mereka survei juga tercemar oleh polusi.

Tahun lalu Kementerian Perlindungan Lingkungan menyatakan, survei angka polusi di Tiongkok adalah rahasia negara. Mereka menolak mengungkap hasilnya meski mendapat tekanan dari organisasi perlindungan lingkungan.

Pemerintah Tiongkok memang sedang berada di kursi panas menyusul tekanan untuk memperbaiki kondisi lingkungan. Semua itu tidak lepas dari meningkatnya angka polusi di udara, air, dan tanah.

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengumumkan pada Maret lalu bahwa Beijing menyatakan perang dengan polusi. Namun, para ahli memandang negatif pernyataan tersebut. Sebab, belum ada langkah konkret yang diambil pemerintah. (AFP/c14/tia)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up